Mama, Yuk Coba Gunakan 10 Cara Alami Ini untuk Cek Kehamilan

Popmama.com Dipublikasikan 06.00, 24/09/2019 • Riska Sartika Dewi
Unsplash/Olliss

Kehamilan merupakan saat yang paling ditunggu-tunggu sekaligus momen kebahagiaan Mama dan Papa menantikan kehadiran si Kecil.

Apakah Mama merasakan badan pegal, perut seakan dipenuhi angin, telat haid, dan emosi tidak stabil? Barangkali Mama tengah hamil karena hal demikian adalah tanda-tanda umum orang hamil.

Untuk mengecek hamil atau tidak biasanya Mama menggunakan tespack, bukan? Akan tetapi, Mama bisa kok mencoba cara alami untuk mengetahui kehamilan.

Cara alami ini bisa mama coba di rumah sendiri dengan menggunakan alat atau bahan yang sederhana dan mudah ditemukan di dalam rumah. Apa sajakah alat-alat tes kehamilan alami? Popmama.com telah merangkumnya sebagai berikut.

1. Pasta gigi

kalerkantho.com

Pasta gigi ternyata tidak hanya untuk membersihkan gigi, Ma.

Untuk mengecek kehamilan, gunakanlah pasta gigi yang bewarna putih.

Caranya, ambil beberapa tetes urine dan diaduk bersama pasta gigi. Diamkan beberapa menit. Apabila warna pasta gigi berubah jadi biru atau berbusa itu tandanya kehamilan Mama positif.

2. Gula

Pixabay/Bru-nO

Untuk menguji kehamilan, gula bisa digunakan juga, Ma. Caranya mudah kok.

Setelah bangun pagi, tampunglah urine Mama ke mangkuk, lalu campur dengan dua atau tiga sendok gula. Tunggu beberapa menit. Apabila gula cepat melebur, artinya negatif. Jika gula menggumpal maka hasilnya adalah Mama positif hamil.

3. Garam

Pixabay/andreas160578

Garam punya segudang manfaat, Ma. Tidak hanya untuk bumbu penyedap masakan.

Untuk mengecek kehamilan, caranya ialah taburkan garam secukupnya di mangkuk dan campurkan dengan urine.

Apabila Mama positif hamil, hormon HCG dalam urine akan bereaksi ketika tercampur dengan garam. Reaksi ini akan mengubah campuran garam dan urine menjadi larutan putih seperti susu.

4. Sabun

Pixabay/StillWorksImagery

Cara mengetes kehamilan dengan sabun ini juga sama dengan cara-cara sebelumnya, Ma.

Mama hanya perlu menyiapkan sabun yang sudah tercampur dengan air di dalam mangkuk. Lalu campurkan air sabun tersebut dengan urine. Apabila Mama positif hamil, maka campuran air sabun dengan urine tersebut akan mengeluarkan busa banyak.

5. Urine

healthplus.vn

Kali ini, Mama hanya cukup menyiapkan urine. Usahakan menggunakan urine pertama Mama di pagi hari ya.

Caranya, tampung urine di dalam botol dan diamkan dalam jangka waktu 3-4 jam. Apabila terlihat banyak busa di permukaan air seni, bisa dipastikan bahwa Mama positif hamil.

6. Tuna dan cuka

lakegenevacountrymeats.com

Nah, cara ini terbilang unik karena menggunakan daging ikan, Ma. Mama siapkan daging ikan tuna secukupnya, lalu ditpumbuk dan campurkan dengan air cuka dengan takaran yang sama. Tunggu beberapa saat.

Jika campuran tersebut bewarna hijau, Mama positif hamil. Namun, jika bewarna kuning atau oranye, itu tandanya Mama belum hamil.

7. Biji gandum

Pixabay/suraj

Tes kehamilan ini sudah dilakukan sejak lama, Ma. Mencipratkan urine ke biji gandum merupakan teknik kuno wanita Mesir untuk mengetahui dirinya hamil atau tidak.

Caranya, biji gandum dicipratkan urine. Tunggu beberapa saat. Jika tumbuh tunas, maka Mama dinyatakan hamil. Menurut para arkeolog Mesir kuno, akurasi dari cara tes kehamilan ini sebesar 70%.

8. Bubuk mustar

healthfacts.ng

Mustar adalah rempah-rempah dari daratan Eropa. Bubuk mustar yang berasal dari biji sesawi ini biasanya digunakan sebagai bumbu penyedap. Rasa mustar cukup pedas dan agak mirip dengan wasabi.

Tidak susah kok mencari mustar, Mama bisa membelinya di toko swalayan atau toko daring.

Mengecek kehamilan dengan mustar membutuhkan waktu lebih lama dari cara sebelumnya, Ma. Pertama-tama, siapkan bubuk mustar, bak mandi, dan air hangat. Lalu taburkan satu mangkuk bubuk mustar ke bak mandi. Aduk-aduk sampai larut dalam air. Setelah itu, Mama berendam di air hangat selama sekitar 30 menit.

Jika dalam jangka waktu satu atau dua hari tidak haid berarti Mama hamil.

9. Daun dandelion

Pixabay/zoosnow

Randa tapak atau yang lebih dikenal dengan daun dandelion juga bisa Mama pakai untuk tes kehamilan.

Caranya, petiklah beberapa lembar daun dandelion. Lalu taruh di selembar kertas. Saat bangun tidur, tampung urine pertama Mama. Kemudian, basahi lembaran daun dandelion dengan urine. Tunggu beberapa saat.

Apabila daun berubah warna agak kemerah-merahan, itu tandanya Mama hamil. Tapi ingat ya, Ma, saat menunggu perubahan warna daun, jangan terpapar langsung sinar matahari karena akan mempengaruhi prosesnya.

10. Baking soda

Pixabay/evitaochel

Baking soda bisa memberikan keakuratan kehamilan sebesar 70 persen, Ma. Mama cukup menyediakan dua sendok baking soda, satu sendok makan urine, dan mangkuk.

Setelah bahan siap, tuangkan baking soda ke dalam mangkuk. Lalu guyur dengan urine dan tunggu beberapa menit. Nah, jika terdengar suara mendesis itu artinya Mama hamil. Sebaliknya, jika tidak ada reaksi apa pun pada urine, hasilnya negatif.

Kalau Mama masih ragu dengan hasil cara-cara di di atas, segeralah periksakan ke dokter untuk pemeriksaan lengkap. Cara alami tersebut hanya jadi alternatif pengecekan kehamilan, Ma.

Artikel Asli