Main Game 22 Jam Sehari Selama Sebulan, Gamer Asal Tiongkok Ini Kena Stroke

Dunia Games Dipublikasikan 02.00, 16/07 • Rizky Nurcahyanto
Main Game 22 Jam Sehari Selama Sebulan, Gamer Asal Tiongkok Ini Kena Stroke
Bermain game di komputer 22 jam perhari selama sebulan, gamer asal Tiongkok ini malah alami stroke. Waduh!

Bermain game memang menyenangkan, tapi jangan sampai bermain game menyebabkan kamu lupa waktu dan tidak menjaga kesehatan tubuh ya. Pasalnya, baru-baru ini seorang gamer asal Tiongkok diketahui tidak dapat menggerakan lengan dan tangan kirinya setelah bermain game online di komputer non-stop.

Mengutip Kompas.com, seorang remaja laki-laku berusia 15 tahun bernama Xiaobin dilarikan ke rumah sakit Kota Nanning setelah pingsan di rumahnya. Hal tersebut ternyata karena Xiaobin diketahui bermain game di komputer 22 jam perhari tanpa henti selama lockdown virus COVID-19. 

Berita tentang Xiaobin terungkap setelah Nanning Television memberitakan remaja itu sudah dirawat di Rumah Sakit Jiangbin, Provinsi Guangxi. Siswa kelas 9 itu tinggal di rumah sejak Februari, setelah sekolah-sekolah di seluruh Tiongkok ditutup karena wabah virus COVID-19. 

Ibu Xiaobin mengungkapkan, putranya menghabiskan sebagian besar waktu di kamarnya selama sekolah ditutup. Ketika orangtuanya bertanya apa yang dia lakukan, Xiaobin menjawab dia menghadiri kelas online.

Ketika ditanya, ibunda Xiaobin menerangkan bahwa ia tidak mengetahui kegiatan yang dilakukan anaknya. Namun akhirnya ia berhasil memergoki Xiaobin tengah bermain kompter tanpa henti selama 22 jam sehari. Sang ibu kemudian memergoki Xiaobin telah bermain game komputer tanpa henti selama 22 jam sehari. 

"Dia menutup jendela dan mengunci pintu. Kami tidak tahu apa yang dilakukannya di sana." ucap ibu Xiaobin. 

Ketika didiagnosis, Xiaobin menderita stroke otak setelah menjalani CT scan. Dia juga tak bisa merasakan lengan serta tangan kirinya. Menurut Dr Li, seorang spesialis otak di rumah sakit mengatakan, kondisi remaja lelaki itu disebabkan oleh gaya hidupnya yang tidak sehat karena bermain game komputer dan begadang.

Di Tiongkok, gamer di sana memang memiliki kecenderungan bermain game hingga menyebabkan candu. Apalagi ditambah wabah COVID-19 ini membuat penduduk di Tiongkok harus berada di dalam rumah. 

Nah jangan sampai kamu keasyikan bermain game tapi melupakan kesehatan tubuh juga ya. Sempatkan waktu untuk istirahat dan melakukan kegiatan lain agar tubuh tetap sehat. 

Nantikan informasi seputar game lainnya serta jangan lupa untuk ikuti Facebookdan Instagram Dunia Gamesuntuk update info yang tak kalah menarik lainnya ya.

Baca Juga >> Dedikasi Bermain Game yang Tinggi, Nenek 89 Tahun Ini Masuk Guinness World Records

Sumber gambar utama: Dunia Games
Artikel Asli