Main Gadget 10 Jam Sehari, Gadis 16 Tahun Derita Buta Warna

Suara.com Dipublikasikan 01.10, 19/10/2019 • Rima Sekarani Imamun Nissa
Ilustrasi bermain gadget. (pixabay/StockSnap)
Ilustrasi bermain gadget. (pixabay/StockSnap)

Suara.com - Seorang gadis usia 16 tahun dari Kaohsiung mengalami buta warna akibat terlalu sering bermain gadget selama liburan musim panas.

Menurut dr Hung Chi-ting, paparan sinar biru dari ponsel itulah merusak beberapa sel mata yang akhirnya menyebabkan kebutaan warna. Ia juga mengatakan bahwa kondisi gadis yang akrab disapa Liu ini baru pertama kalinya di dunia.

Sebelumnya, Liu sering main gadget hingga 10 jam sehari. Biasanya ia juga memainkan gadget di ruang gelap selama liburan.

Ia mulai menyadari buta warna ketika tidak bisa membedakan lampu lalu lintas hingga menyebabkan kecelakaan. Liu pun sempat khawatir jika penglihatannya perlahan akan meredup dan mengalami kebutaan total.

Oleh karena itu, Liu memutuskan pergi ke dokter. Dia lalu menjalani perawatan tahap awal di bulan September 2019 untuk mengatasi kondisi matanya.

Seorang anak perempuan gembira bermain gawai. [shutterstock]

"Saya tidak tahu lampu warna merah. Seorang teman sempat menarikku ketika saya hendak menyebrang jalan karena tidak tahu bahwa lampu masih merah," katanya, dikutip dariAsia One.

Setelah melakukan perawatan tahap awal, Hung menyarankan Liu mengurangi aktivitasnya bermain gadget selama pengobatan matanya.

Ilustrasi sakit mata. (Shutterstock)

Ia juga menyarankan pada semua orang agar tidak bermain ponsel lebih dari 5 jam sehari. Selain itu, penting untuk mengistirahatkan mata setidaknya 10 menit setiap 30 menit ketika main gadget.

Artikel Asli