Mahindra, Merek Mobil India Siap Hadir di Indonesia Bersama Ford

kumparan Dipublikasikan 02.34, 16/10/2019 • Ghulam Muhammad Nayazri
Merek mobil Mahindra asal India hadir di Indonesia. Foto: Businesstoday

Pasar otomotif Indonesia akan kedatangan pemain baru lagi yaitu Mahindra. Merek mobil asal India ini mencoba peruntungan di dalam negeri, menemani rekan senegaranya TATA yang sudah lebih dahulu eksis.

Nampaknya, pasar Indonesia masih cukup menggiurkan sehingga mengundang banyak pabrikan masuk. Di mana sebelumnya ada dari China seperti Wuling Motors dan DFSK (Sokon).

Sebenarnya pembicaraan Mahindra akan masuk ke Indonesia bukan hal baru. Malah pada sekitar 2013-2014 lalu, Mahindra sempat membuka showroomnya di wilayah Arteri Pondok Indah.

Merek mobil Mahindra asal India hadir di Indonesia. Foto: Istimewa

Mengonfirmasi kepada Sales and Marketing Senior Manager RMA Indonesia, Yanto Mardianto kepada kumparan, Rabu (16/10), dirinya masih bungkam. "Lihat saja nanti ya," ucapnya.

Akan meluncur besok bersama Ford

Berdasarkan informasi dari sumber kumparan, kemungkinan tanggal peluncurannya akan dilakukan besok, Kamis (17/10) oleh RMA Grup, yang saat ini memegang merek Ford di Indonesia.

Pada saat yang bersamaan, RMA juga akan mengumumkan eksistensinya kembali di Indonesia untuk menjual produk Ford, di mana sebelumnya hanya mengurusi soal aftersales service dan suku cadang saja.

Merek mobil Mahindra asal India hadir di Indonesia. Foto: Istimewa

"Iya RMA nanti akan membawahi dua merek. Kami diler-diler juga sudah diberi tahu hal tersebut," tutur sumber kumparan, Rabu (16/10).

Informasi ini juga ditunjang oleh fakta, di akun instagram Mahindra Indonesia juga diumumkan kalau besok mereka akan mengumumkan kehadirannya di Indonesia.

Ditambah lagi, sudah masuk undangan media gathering dari RMA Indonesia ke email kumparan. Jadi akan semakin besar kemungkinannya.

Ford memang baru saja resmi mengumumkan kerjasamanya, dengan menjual 51 persen saham bisnis otomotif mereka di India kepada Mahindra.

Tak hanya di pasar dalam negerinya, kolaborasi akan dilakukan untuk menyasar pasar-pasar negara berkembang, termasuk wilayah ASEAN yang salah satunya Indonesia.

Artikel Asli