Mahfud MD janjikan kejutan pada susunan Dewas KPK 

Alinea.id Dipublikasikan 13.35, 10/12/2019 • Fadli Mubarok
Mahfud MD janjikan kejutan pada susunan Dewas KPK 
Komposisi anggota Dewan Pengawas KPK sudah dikantongi Presiden Jokowi.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membenarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengantongi nama-nama calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Mahfud, komposisi Dewas KPK bakal mengejutkan publik. 

"Nantilah. Akan jadi kejutan bahwa (anggota) dewasnya baik-baik," kata Mahfud kepada wartawan di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).

Mahfud mengaku tidak dilibatkan dalam menyusun komposisi Dewas KPK. Namun demikian, menurut Mahfud, Jokowi telah menimbang beragam masukan dari publik dalam menyusun komposisi Dewas KPK.

"Itu kewenangan penuh sesuai undang-undang untuk pertama kali Dewas itu diangkat oleh presiden. Hak prerogatif. Nanti, untuk berikutnya mungkin pakai timsel (tim seleksi)," ujar Mahfud.

Dewas KPK diatur dalam UU Nomor 19 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pasal 69A ayat (l) UU No 19 tahun 2019 tentang Perubahan UU KPK menyatakan, "Ketua dan anggota Dewan Pengawas untuk pertama kalinya ditunjuk dan diangkat oleh Presiden Republik Indonesia."

Sebelumnya, Jokowi mengatakan tak akan ada perubahan komposisi nama Dewas KPK yang ia kantongi. "Sudah (final), tapi belum (diumumkan),” kata Jokowi di Jakarta, Selasa (10/12). 

Dewas KPK merupakan salah satu sasaran kritik aktivis antikorupsi dan pimpinan KPK jilid IV. Kepada Alinea.id, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang bahkan menyebut keberadaan Dewas KPK potensial membuat jajaran pimpinan KPK kehilangan fungsinya. 

"Jadi, pimpinan ini apa dong (kalau ada Dewas)? Dia sebagai apa? Hanya jadi PO box (alamat kotak surat)? Makanya, jadi PO box dia. Jadi, kalau enggak didisposisi, dia enggak periksa. Itu kan cukup direkturnya. Jadi, negara rugi tuh, bahwa pimpinan lima orang hanya mendisposisi-mendisposisi," kata Saut. 

Artikel Asli