Mahasiswi Unpad Nyaris Diperkosa, Lolos Setelah Angkot Pelaku Masuk Jurang

Kompas.com Dipublikasikan 07.32, 22/02 • Kontributor Sumedang, Aam Aminullah
KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH
Mobil angkot yang digunakan untuk memerkosa mahasiswi Unpad terperosok ke jurang di wilayah Cisitu, Sumedang, Sabtu (22/2/2020). DOK. Polres Sumedang

SUMEDANG, KOMPAS.com - Seorang gadis, MS (22), mahasiswi Fakultas Kedokteran Unpad Kampus Jatinangor nyaris menjadi korban pemerkosaan di dalam angkot di Sumedang, Jawa Barat, Jumat (21/2/2020) dini hari sekitar pukul 23.30 WIB.

MS merupakan warga Desa Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Peristiwa itu berawal saat MS hendak pulang dari Jatinangor, Sumedang, ke rumahnya di Cirebon, Jumat (21/2/2020) sekitar pukul 18.30 WIB.

MS menumpang elf dari Jatinangor menuju wilayah Alamsari, Sumedang kota.

Rencananya, di Alamsari, MS turun dan meneruskan perjalanan menggunakan bus menuju Kota Cirebon.

Baca juga: Fakta 2 Ayah Perkosa Anak Tiri di Lampung, Diancam dengan Sajam dan Akan Disantet

Namun, dalam perjalanan, MS tertidur hingga elf yang ditumpanginya tiba di Wado, Sumedang.

Setibanya di Wado, MS meminta sopir elf mengantarkannya ke Alamsari, Sumedang.

Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana mengatakan, karena permintaan MS, sopir elf tersebut meminjam angkot 024 jurusan Sumedang- Wado bernopol Z 1902 AV.

"Jadi, pelaku yang tadinya sopir elf ini meminjam angkot milik kakaknya untuk mengantar korban ke Alamsari. Kebetulan, elf yang dibawanya juga sepi penumpang. Korban adalah penumpang terakhir di dalam elfnya ini," ujar Indra kepada Kompas.com melalui sambungan telepon.

Sopir elf bernama Jajang Syarif Hidayat (22), warga Dusun Nagrak, Desa Cikareo Utara, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, ini kemudian mengantar korban menggunakan angkot yang dipinjam dari kakaknya ini.

Namun, kata Indra, dalam perjalanan menuju Sumedang ini, sopir angkot malah membelokkan kendaraannya menuju tempat sepi.

Tepatnya, menuju wilayah jalan proyek di Cipining, Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang.

Di tempat ini, sopir mengancam akan membunuh korban jika tidak menuruti keinginannya.

Sopir ini pun berupaya memerkosa korban di dalam angkot tersebut.

Tapi, ketika hendak memerkosa korban, di sekitar lokasi ada cahaya dari kendaraan lain yang menyorot ke dalam angkot.

Akhirnya pelaku mengurungkan niatnya memerkosa korban di lokasi tersebut.

Karena cahaya yang menyorot ini pula, pelaku kemudian mengemudikan membawa angkotnya ke tempat lain dengan dengan tergesa-gesa.

"Saat itulah angkot itu terperosok ke jurang di sekitar lokasi kejadian," tutur Indra.

Ketika mobil angkot terhenti di jurang, kata Indra, korban melarikan diri menuju perumahan warga sekitar.

"Korban selamat dan pelaku diamankan," sebut Indra.

Indra menyebutkan, meski berhasil menyelamatkan diri, korban mengalami luka memar pada dada dan dagu, serta luka lecet di paha kanan dan luka sobek di lutut kiri.

"Setelah diamankan warga, korban dibawa ke  Puskesmas Cisitu. Tapi kemudian korban dirujuk menuju RSUD Sumedang, untuk perawatan lebih lanjut," sebut Indra.

Baca juga: Siswi SD di Maluku Diperkosa Saat Sedang Buang Sampah

Indra menambahkan, pelaku lolos dari maut setelah angkot yang dibawanya ini terperosok ke jurang.

"Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan," kata Indra.

Penulis: Kontributor Sumedang, Aam AminullahEditor: Farid Assifa

Artikel Asli