Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Pelaku Pemasangan Kamera di Toilet Wanita Dikeluarkan dari Kampus

Tribunnews.com Dipublikasikan 11.30, 11/11/2019
Gedung Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar. Ditemukan kamera Go Pro di salah satu toiletnya di lantai satu. Tribun-timur.com/Wahyu

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pemasangan kamera Go Pro di toilet kampus.

Tindakan tersebut berupa sanksi tegas yang mewajibkan pelaku AA (19) angkat kaki dari kampus yang terletak di Jl Sultan Alauddin, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Dr H Muamar Muhammad Bakriy, Senin (11/11/2019).

Hal itu dilakukan setelah Rapat Pimpinan (Rapim) di Gedung Rekotar UIN Alauddin.

"Pihak pimpinan Universitas telah sepakat bahwa kasus ini akan segera diproses di komisi penegakan kode etik," ujarnya.

"Telah disepakati bahwa sanksi terberat akan diberikan kepada bersangkutan. Sanksi yang terberat sesuai dengan kode etik yakni pemecatan tanpa hormat (DO)," tegas Muamar Muhammad Bakriy.

Pihak kampus akan berupaya agar kasus tersebut tidak terulang lagi.

Salah satunya dengan pembinaan yang baik, perbaikan sistem dan sarana dan prasarana fakultas.

"Dan pihak fakultas menyerahkan semua penyidikan ke kepolisian," imbuhnya.

Mahasiswa Jadi Tersangka

Unit Reserse Kriminal Polsek Somba Opu resmi menetapkan AA (19) sebagai tersangka dalam kasus kamera dalam toilet wanita.

Perbuatan AA yang menyelipkan kamera dalam toilet wanita dinyatakan masuk ranah tindak pidana pornografi.

Polisi menerapkan Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat 1 huruf d dan atau Pasal 35 Jo Pasal 9 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi.

"Ancaman hukuman paling tinggi 12 tahun penjara," kata Kapolsek Somba Opu Kompol Syafei Rivai, Minggu (10/11/2019).

AA merupakan mahasiswa semester lima di kampus UIN Alauddin Makassar.

Ia berasal dari Dusun Kaherang Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai.

Syafei menuturkan, AA menyelipkan satu buah kamera (minicam) di depan closed toilet FSH UIN Alauddin.

Kamera diarahkan ke closed guna merekam perempuan yang sedang buang air kecil.

Pelaku mengambil hasil rekaman kamera setiap satu video untuk ditonton secara pribadi.

"Jadi motif pelaku untuk kepuasan seks akibat sering menonton film porno," imbuh Syafei.

AA kini telah ditahan oleh polisi. Ia mendekam di sel tahanan Mapolsek Somba Opu, Jl Poros Malino, Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti. Antara lain kamera mini, gawai berjenis Samsung Ace1, serta rekaman video korban berdurasi 51 menit 21 detik.

Sejumlah video lainnya tidak berhasil ditemukan karena ada yang langsung dihapus oleh pelaku usai menonton.

Pelaku mengaku menyimpan kamera mini di toilet sejak Mei 2019 lalu.

Sepak terjang AA dalam merekam aktivitas perempuan dalam toilet kini berakhir setelah 6 bulan beraksi.

Polisi menerapkan Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat 1 huruf d dan atau Pasal 35 Jo Pasal 9 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi.

"Ancaman hukuman paling tinggi 12 tahun penjara," kata Kapolsek Somba Opu Kompol Syafei Rivai, Minggu (10/11/2019).

Sebelumnya polisi memeriksa tiga orang mahasiswa dalam kasus penemuan kamera dalam toilet wanita Kampus UIN Alauddin Makassar.

Adapun ketiga mahasiswa itu masing-masing berinisial R alias Andi, MA, dan SL.

"Merupakan mahasiswa salah satu universitas di Gowa," kata Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, Sabtu (9/11/2019).

Kronologis Penemuan

Diketahui, kamera GoPro ini ditemukan dalam toilet perempuan Kampus UIN Alauddin Makassar, Kelurahan Samata Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Kejadiannya pada Kamis 3 Oktober 2019 lalu.

Presiden Dema FSH, A Muh Satriansyah menceritakan, kamera ini ditemukan pertama kali oleh seorang mahasiswi yang hendak buang air kecil.

Mahasiswi itu langsung kaget, bahkan syok ketika mengetahui ada kamera Go Pro yang terpasang.

Posisi kamera berpotensi merekam alat kelamin perempuan jika ada yang sedang buang air kecil ataupun besar.

"Yang dapat pertama itu mahasiswi pada saat buang air kecil. Didapat dalam WC umum fakultas depan ruang TU," kata Satria, sapaan, kepada Tribun, Jumat (8/11/2019).

Satria melanjutkan, mahasiswi itu pun langsung melaporkan kejadian ini kepada Wakil Dekan 1 FSH UIN Alauddin Makassar.

Satria menegaskan, pelaku penyimpan kamera harus ditindak tegas.

"Sikap dema mengikuti dan menunggu kabar jelas terkait pelaku yang diungkap oleh pihak kepolisian," tandasnya.

Kasus ini dilaporkan oleh pimpinan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin ke Mapolsek Somba Opu, Jl Poros Pallangga, Sungguminasa, Kamis 7 November 2019.

Kasus ini dilaporkan atas dugaan tindak pidana pornografi. Laporannya bernomor LP No 234.

Setelahnya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (WD3) bersama KTU melaporkan kejadian ini kepada aparat kepolisian.

Artikel ini telah tayang ditribun-timur.com dengan judulBREAKING NEWS: Pelaku Pemasangan Kamera di Toilet Cewek Kampus UIN Alauddin di-DO

Artikel Asli