Mahasiswa Cemas COVID-19 Paksa Tunda Lulus & Bayar Kuliah Lagi Akibat Skripsi Tak Selesai

Trending Now! Dipublikasikan 05.30, 02/04
Source: flickr
Source: flickr

Petisi yang mendesak pemerintah agar para mahasiswa tingkat akhir dibebaskan dari biaya kuliah dan tugas akhir semester akibat virus COVID-19 telah memicu perdebatan. Meski telah diteken lebih dari 40 ribu orang, petisi tersebut menimbulkan pro dan kontra. Dalam artikel mengenai petisi ini terungkap bahwa banyak mahasiswa tingkat akhir yang kesulitan saat mengerjakan skripsi, kemungkinan harus menambah semester dan kembali membayar uang kuliah membuat mereka cemas. 

Nada menyatakan dampak COVID-19 membuatnya terhambat dalam penelitian lapangan untuk pencarian data karena adanya imbauan untuk melakukan social distancing guna mencegah penyebaran COVID-19. Ia pun tidak tega jika mahasiswa yang skripsi atau tugas akhirnya terhambat karena pandemi virus korona baru terpaksa memperpanjang masa penelitiannya dan membayar biaya semester baru.

Jasen Aprian Putra menceritakan pengalamannya melakukan penelitian lapangan tanpa harus ke lokasi, ia merasa hal ini juga dapat dilakukan rekan mahasiswa lainnya dari rumah. Ia menyarankan untuk berkoordinasi dengan sumber yang dituju di lapangan dan melakukan video call agar dapat mendapatkan data yang diharapkan dari rumah.

Linda Dewi Damayanti mengingatkan pembaca lainnya bahwa teknik pengambilan data memiliki beberapa macam dan tingkat kesulitan skripsi itu berbeda-beda. "Tidak semua penelitian bisa menggunakan Google form. Tolong diingat fenomena dilapangan banyak. Tidak hanya satu bidang saja. Variabel yg diteliti juga beda. Teknik pengambilan data juga bermacam-macam. Tiap fakultas pun berbeda tingkat kesulitannya dalam mengerjakan skripsi."

Terkait pembayaran uang kuliah tunggal, Baihaqi setuju untuk dihapuskan. Ia tidak ingin membebani orang tua di masa perekonomian yang sulit ini. Lantas, ia tetap bertekad untuk menyelesaikan skripsinya sebagai bentuk pertanggungjawabannya sebagai mahasiswa sekaligus juga ingin mengetahui jawaban dari penelitian yang ia lakukan. 

Apakah kalian memiliki pendapat lain mengenai hal ini? Yuk share di kolom komentar!