MU Kalahkan Copenhagen, Anthony Martial Diibaratkan Mobil Ferrari

Liputan6.com Diupdate 11.00, 11/08 • Dipublikasikan 11.00, 11/08 • Bogi Triyadi
Anthony Martial - Manchester United (MU) - Liga Europa
Striker Manchester United (MU) Anthony Martial dilanggar dalam laga kontra Copenhagen pada perempat final Liga Europa di Cologne, Jerman, Selasa (11/8/2020) dini hari WIB. (Wolfgang Rattay / Pool via AP)

Liputan6.com, Koln - Anthony Martial membuat Manchester United (MU) mendapatkan penalti saat melawan Copenhagen pada perempat final Liga Europa. Penalti diberikan setelah penyerang asal Prancis itu dijatuhkan di kotak terlarang.

Bruno Fernandes yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya. MU pun menang 1-0 lewat perpanjangan waktu dalam laga di RheinEnergie Stadion, Koln, Selasa (11/8/2020) dini hari WIB, yang disiarkan langsung SCTV dan live streaming Vidio.com. Hasil ini membawa MU lolos ke semifinal Liga Europa.

Pada laga cukup melelahkan ini, MU melepaskan 14 tembakan tepat sasaran dan dua kali membentur tiang gawang. Sementara Anthony Martial tampil mengesankan di lini depan.

Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer memuji penampilan Anthony Martial. "Dia tajam. Anthony telah berkembang sepanjang musim, dia terlibat dengan penalti," katanya.

"Dia tidak mungkin untuk berhenti pada saat mendapatkan bola di kakinya. Dan dia mendorong orang, keseimbangannya, dia bisa pergi ke arah mana pun."

"Satu-satunya hal yang dilakukan sekarang adalah menempatkan bola itu di dalam gawang lagi. Saya senang dengan penampilannya," ucap Solskjaer melanjutkan.

 

 

 

 

Dipuji Mantan Pemain MU

Kiper Copenhagen Karl-Johan Johnsson setelah pemain Manchester United (MU) Anthony Martial dilanggar di kotak penalti pada laga perempat final Liga Eropa UEFA di Cologne, Jerman, Senin, Agustus. 10, 2020. (Wolfgang Rattay / Pool via AP)

Mantan gelandang MU Owen Hargreaves juga memuji penampilan bagus Martial. "Semua orang punya pendapat tentang Martial. Dia seorang Ferrari," kata pria yang kini menjadi pundits di BT Sport.

"Dia tampak seperti pemain 100 juta pound (sekitar Rp 1,9 triliun)."

Robin Van Persie

Penyerang Manchester United, Anthony Martial berselebrasi usai mencetak gol ke gawang LASK pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Europa di Stadion Old Trafford, Inggris (6/8/2020). MU menang 2-1 atas LASK dan melaju ke perempat final. (AP Photo/Dave Thompson)

Penampilan Martial juga membuat mantan striker MU Robin van Persie terkesan. "Pemain luar biasa bagi saya malam ini adalah Martial, kata Van Persie.

"Ketika dia menghidupkannya, dia terlalu cepat, terlalu lembut, dan wow, pemain yang luar biasa."

"Dia sangat menyenangkan untuk ditonton. Sepertinya dia sedang bersenang-senang di kebunnya sendiri," tambah Van Persie, yang pernah membawa MU juara Liga Inggris 2012-13.

Van Persie juga memuji Martial sebagai pemain yang tidak egois. "Yang saya suka dari Martial adalah dia memperhatikan rekan satu timnya - dia tidak hanya bermain untuk dirinya sendiri," ucapnya.

"Dia selalu memperhatikan rekan setimnya dan itulah yang membedakannya dari pemain yang sangat bagus."

"Itu sebabnya saya pikir dia kelas dunia. Dia bisa menyediakan, memberi assist, menggiring bola, cepat tetapi memiliki kesadaran besar tentang apa yang ada di sekitarnya," tambah mantan pemain Timnas Belanda itu.

 

 

Terus Berkembang

Striker Manchester United, Anthony Martial, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang LASK pada laga leg kedua 16 besar Liga Europa 2019/2020 di Old Trafford, Kamis (6/8/2020) dini hari WIB. Manchester United menang agregat 7-1 atas LASK.

Legenda MU Paul Scholes juga tak ketinggalan memuji Martial. Menurutnya, pemain berusia 24 tahun itu telah berkembang menjadi penyerang tengah yang berkualitas.

"Saya menyukainya, saya selalu menyukainya," kata Scholes. "Saya pikir dia nomor sembilan atau dia pemain sayap? Dia mengubah dirinya menjadi nomor sembilan dengan setiap pertandingan yang saya tonton semakin banyak."

"Saya pikir ketika dia mengadili seorang pemain dan berlari ke arahnya, saya pikir dia tak terhentikan. Saya tidak melihat bagaimana Anda menghentikannya. Dia baru mulai menunjukkannya belakangan ini," tambah pria yang pernah membawa MU juara Liga Inggris 11 kali.

"Dia punya segalanya, dia bisa mengalahkan seorang pria, dia bisa mencetak gol, dia punya semua yang Anda inginkan sebagai penyerang tengah." 

Jadwal Liga Europa

Infografis Perempat Final Liga Europa (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan Video Liga Europa di Bawah Ini

Artikel Asli