M-Bloc, Ruang Kreatif untuk Industri Lokal

Good News From Indonesia Dipublikasikan 07.00, 22/10/2019 • Ilham Prakosa
M-Bloc Creative Space | Sumber: pexels.com

Melihat banyaknya acara-acara kreatif yang diadakan pelaku skena lokal secara kolektif dan semakin berkembang karya seniman lokal membutuhkan tempat yang mengakomodir pergerakan kreatif meraka melalui ruang-ruang kreatif.

Namun tidak dapat dipungkiri akses ketersediaan ruang kreatif yang kurang akan menghambat pergerakan para pelaku industri kreatif. Bonus demografi dan semakin banyaknya seniman muda dengan karya yang variatif sangat membutuhkan sarana aktualisasi dan berkarya melalui ruang-ruang yang disediakan.

Hal ini menjadi latar belakangi perhatian pemerintah, khususnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lewat Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri). Bekerja sama dengan PT Ruang Riang Milenial, Perum Peruri ingin turut membuat proyek kreatif bagi milenial.

Proyek M Bloc ini mengalih-fungsikan lahan seluas 6.500 meter persegi milik Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Peruri), yang awalnya berfungsi sebagai komplek perumahan karyawan dan gudang tempat produksi uang yang sudah tidak beroperasi menjadi sebuah creative hub multi-fungsi bagi komunitas milenial. Proyek kreatif yang digarap oleh PT Ruang Riang Milenial ini berlokasi di sebagian area kantor Peruri yang terletak di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

View this post on Instagram

Ini bukan soal rancangan arsitektur, tapi ini adalah ketika ‘public space’ yg kita rancang bisa berfungsi dengan baik secara ruang dan aktifitas. Paling tidak , sesuai harapan waktu kami sedang dalam proses membuat gagasan awal : membuat tempat bagi teman2 di industri kreatif yang ingin beraktifitas di ruang publik dengan skala yang cukup intim . . terima kasih untuk teman2 yang sudah hadir dalam beberapa hari ini dan bisa mengapresiasi tujuan dibuatnya @mblocspace ini 🙏🙏 . . #semuakembalikeblokm #mblocspace #arcadia_architect #blokmcreativehub #3menitdarimrt

A post shared by M Bloc Space (@mblocspace) on Sep 29, 2019 at 6:58pm PDT

Sebanyak 16 unit bekas rumah karyawan bergaya post-colonial berlantai dua yang telah eksis sejak dekade 1950-an ini akan dimanfaatkan sebagai sarana pelaku industri kreatif seperti pelaku industri musik, film, kopi, seni rupa, dan sarana co-working space guna memenuhi kebetuhan pekerja kreatif. Selain itu terdapat pula vanue multi fungsi di gedung produksi yang dapat menampung 350 orang untuk agenda konser musik ataupun acara kreatif lainnya.

Blok M Dulu dan Sekarang

Blok M tahun 1800an

Foto: Blok-M tahun 1800 | Sumber: kabarsidia.com

Melalui sejarahnya, Blok M merupakan sebuah komplek pertokoan dan kawasan hunian menengah ke atas. Dengan letaknya yang strategis di samping pusat transit terminal Bis Blok M serta didukung adanya MRT menjadikan kawasan ini sangat gampang dijangkau transportasi publik. Selain itu, dilengkapi dengan banyaknya pertokoan dan kawasan perdagangan membuat kawasan ini ramai dan tak pernah sepi.

Pada era 1980-an, Blok M dijadikan tempat mangkal anak-anak muda metropolitan yang juga biasa disebut ABG (Anak Baru Gede). Pada masa itu, memang tempat perbelanjaan modern atau mal yang berdekatan dengan Pasaraya, Pasar Melawai, Blok M Mal, dan Pasar Mayestik sangat booming.

Dalam buku karya Zaenuddin HM, yang berjudul “212 Asal Usul Djakarta Tempo Doeloe,” yang diterbitkan Ufuk Press pada 2012, Blok M adalah sebuah tempat, yang menggambarkan potret sosial remaja Ibu Kota pada era 1980-1990. Kemudian narasi itu diwujudkan dalam film layar lebar berjudul "Blok M: Bakal Lokasi Mejeng" yang bercerita tentang kehidupan remaja di ibu kota dan keriuhan Blok M pada tahun itu.

Kolaborasi Dengan Industri Kreatif Lokal

View this post on Instagram

Di ruang ini, kisah perjuangan dimulai. Wacana menjadi aksi, aksi menjadi kisah yang terkenang sepanjang masa. - Atmosfir sejarah yang diukir kembali dengan semangat baru selalu menghidupkan suasana. Meskipun belum sempurna oeang sebagai coffee dan roastery akan terus melangkah perlahan melengkapi fasilitasnya sebagai wadah jiwa muda beraksi dan berkreasi. - Segera, oeang: kitchen and bar. - #oeang #oeangcoffeeroastery #mblocspace #semuakembalikeblokM #instafood #restaurant #bar #roastery #kulinerjakarta

A post shared by restaurant | bar | roastery (@_oeang) on Oct 8, 2019 at 4:01am PDT

Ruang kreatif sangat erat dengan karya serta hasil produksi artistnya. Ketersediaan ruang ini juga turut menggandeng beberapa brand, artist, dan pelaku yang berkecimpung dalam industri untuk meramaikan dan mengembangkan industri kreatif lokal.

Proyek kreatif yang digarap PT Ruang Riang Milenial ini berlokasi di sebagian area kantor Peruri yang terletak di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

M-Bloc selaku ruang kreatif ini turut meggandeg berbagai brand lokal ternama seperti Tokyo Skip Jack, Demajors, Beyoutiful, Kedai Tjikini, Mata Lokal, UnionWell, Titik Temu Coffee, Kebun Ide Gelato, Mr. Roastman, Rumah Lestari, Chickro, Suwe Ora Jamu, Mbok Ndoro, hingga Connectoon.

Dan turut berkolaborasi dengan restoran, bar, dan roastery bernama _Oeang untuk menyulap dua unit gudang bekas produksi uang yang berukuran sekitar 900 meter persegi berlokasi di dalam menjadi tempat untuk menghabiskan waktu dan bercengkrama di M-Bloc.

Sumber: beritagar.id , tagar.id

Artikel Asli