Liverpool dan Kebiasaannya Bikin Gol di Akhir Laga

kumparan Dipublikasikan 08.29, 21/10/2019 • Arif Utama
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp (kanan) di laga melawan Manchester United. Foto: REUTERS/Russell Cheyne

Sebagai pencinta film Rocky, Juergen Klopp mendidik para pemain Liverpool dengan semangat selaras. Selayaknya Rocky Balboa dalam adu jotos 12 ronde, Liverpool tak berhenti mencari gol hingga wasit menyatakan pertandingan usai.

Sebagai bukti, sejak musim lalu, Liverpool sudah membikin 28 gol dalam 15 menit akhir pertandingan Premier League. Catatan ini merupakan yang terbaik di kompetisi level teratas di Inggris itu.

Salah satu contoh kasus fragmen itu muncul dalam pertandingan melawan Manchester United di Old Trafford, Minggu (20/10/2019). Laga ini sempat terlihat bakal berakhir 1-0 bagi United karena lini tengah The Reds gagal meretas solidnya pertahanan United.

Para pemain Liverpool merayakan gol ke gawang Manchester United. Foto: REUTERS/Russell Cheyne

Namun, gol Liverpool tercipta juga pada menit 85. Memanfaatkan lengahnya lini pertahanan United berkat aksi tipuan Naby Keita, Andrew Robertson menyisir sisi kiri lapangan. Tak lama, dia menciptakan assist untuk Adam Lallana.

Gol itu melecut semangat Liverpool. Di ujung laga, Alex Oxlade-Chamberlain melancarkan tembakan dari luar kotak penalti. David de Gea telat bereaksi, tetapi bola nyaris masuk gawang. Laga ini berakhir sama kuat 1-1.

Skenario serupa terjadi pada laga sebelumnya. Saat menghadapi Leicester City pada awal Oktober 2019, Liverpool kecolongan gol James Maddison pada menit ke-80. Namun, Liverpool terus menggempur lawan setelahnya.

Para pemain Liverpool merayakan gol penentu kemenangan James Milner ke gawang Leicester. Foto: Action Images via Reuters/Carl Recine

Hasilnya sendiri baru terlihat saat laga yang digelar di Anfield ini berjalan 90+5 menit. Sadio Mane dijatuhkan Ben Chilwell di kotak terlarang sehingga Liverpool mendapat penalti. James Milner sukses melakukan tugasnya. Laga ditutup dengan kemenangan 2-1 untuk Liverpool.

Kegigihan dalam mengupayakan gol hingga menit akhir ini berdampak positif bagi Liverpool. Akibatnya mereka bisa berada dalam posisi yang menguntungkan di Premier League sejauh musim ini bergulir.

Rekor 100% kemenangan boleh jadi sudah berakhir saat menghadapi United. Namun, The Reds masih tak terkalahkan hingga matchday kesembilan Premier League 2019/20 dan unggul enam poin atas Manchester City yang berada di posisi kedua.

Artikel Asli