Lion Air Pastikan 7 Penumpang dari Cina Negatif Virus Corona

Tempo.co Dipublikasikan 04.41, 26/01 • Kodrat Setiawan
Corporate Communication Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantono, memberikan keterangan terkait pelaporan perundungan yang dilakukan terhadap Pilot Loin Air, di Kantor Pusat Lion Air, Jakarta. 30 Agustus 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.
CorCom Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro memastikan tujuh tamu dari Changsa, Cina, dinyatakan negatif dari jangkitan virus corona.

TEMPO.CO, Jakarta - Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro memastikan tujuh tamu dari Changsa, Cina, dinyatakan negatif virus corona. Sebelumnya, tujuh penumpang tersebut dikabarkan terindikasi terjangkit virus tersebut.

"Lion Air menerima keterangan setelah dilakukan pemeriksaan, pengecekan secara intensif oleh pihak terkait (tim medis beserta tim Kantor Kesehatan Pelabuhan/ KKP Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi) dinyatakan negatif atau tidak terindikasi (tidak memiliki tanda-tanda) virus dimaksud," ujar Danang dalam keterangan tertulis, Ahad, 26 Januari 2020.

Tujuh tamu yang dimaksud adalah penumpang penerbangan Lion Air JT-2742 dari Bandar Udara Internasional Huanghua Changsha yang terletak di Changsha, Provinsi Hunan, Cina (CSX) tujuan Manado melalui Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Sulawesi Utara (MDC), Sabtu, 25 Januari 2020.

Danang mengatakan sejak awal Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LJM berangkat sesuai jadwal pada 14.40 waktu setempat dan mendarat di Sam Ratulangi pukul 19.59 Waktu Indonesia Tengah. Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh kru dan 176 tamu atau penumpang.

"Penerbangan JT-2742 sudah dipersiapkan dengan baik, sebelum keberangkatan seluruh kru dan tamu menjalani pemeriksaan kesehatan berdasarkan ketentuan," tutur Danang.

Ketika pesawat berada pada pelataran parkir bandar udara (apron)untuk menurunkan penumpang, petugas kesehatan terlebih dahulu masuk ke dalam kabin pesawat guna melakukan pemeriksaan kepada seluruh tamu dan awak pesawat. Hal tersebut sebagai upaya memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan udara kepada awak pesawat dan tamu atau penumpang, terutama tindakan antisipasi sesuai pemberitahuan larangan perjalanan dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus corona.

Antisipasi dilakukan mengacu pada surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No. SR.01.0111/5888/2019 "Pemberitahuan Kewaspadaan Penyakit Polio" pada 30 Desember 2019 dan No PM.04.021111143/2020 "Kesiapsiagaan dan Antisipasi Penyebaran Penyakit Pneumonia Berat yang belum diketahui etiologinya" pada 03 Januari 2020.

Dalam langkah preventif pencegahan dimaksud, Danang mengatakan Lion Air telah menjalankan operasional dengan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray)sesuai prosedur yang berlaku. Perseroan juga telah menyediakan dan menggunakan masker, sarung tangan (hand gloves)dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer)guna antisipasi tertular pada awak pesawat dan petugas layanan darat.

CAESAR AKBAR

Artikel Asli