Lion Air Apresiasi Pramugara yang Layani Lansia di Pesawat

Kompas.com Dipublikasikan 08.24, 18/11/2019 • Nicholas Ryan Aditya
KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA
Pesawat Lion Air di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Viralnya video seorang pramugara Lion Air yang membantu penumpang berusia lanjut saat makan di pesawat, menuai apresiasi dari pihak maskapai penerbangan Lion Air.

Baca juga: Viral Video Pramugara Lion Air Tolong Lansia yang Kesulitan Makan

Pihak Lion Air dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (18/11/2019), menyatakan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pramugara bernama Donny Prima Yuszela sebagai pimpinan awak kabin (senior flight attendant/SFA) yang menunjukkan kinerja terbaik dalam penerbangan JT-862.

Dalam pesawat yang melayani relasi Surabaya-Palangkaraya, Minggu (10/11/2019) itu, Donny dipandang telah melakukan performa kerja yang sudah sesuai standar operasional prosedur awak kabin.

Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, seperti dikutip dari siaran pers tersebut, sebelum keberangkatan seluruh awak pesawat mendapatkan informasi bahwa terdapat satu penumpang wanita berusia 117 tahun yang menggunakan kursi roda.

"Untuk itu, awak kabin bersiap dalam penanganan penumpang dimaksud. Seluruh prosedur sudah dilakukan, namun penumpang tersebut tidak berkenan mengenakan sabuk pengaman ketika mulai duduk. Dalam kondisi ini, SFA Donny Prima tetap melakukan pengawasan," kata Danang dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (18/11/2019).

Danang mengungkapkan setelah peragaan keselamatan (safety demo) selesai, Donny Prima menghampiri dengan memberikan penjelasan pentingnya penggunaan sabuk pengaman pada kursi, demi alasan keselamatan dan keamanan perjalanan udara.

Ketika pesawat sudah mengudara dan tanda sabuk pengaman dimatikan, SFA Donny melakukan pengecekan situasi dalam kabin dan kembali menghampiri penumpang wanita tersebut.

"SFA Donny melakukan pendekatan secara persuasif terutama mengenakan sabuk pengaman sesuai dengan aturan keselamatan. Hal ini bertujuan agar perjalanan udara menyenangkan dan upaya memberikan pelayanan terbaik (hospitality) serta wujud dari tanggungjawab profesi awak kabin," ujar Danang.

Tak hanya di dalam pesawat, seluruh kru kabin kembali menjalankan prosedur terhadap penumpang tersebut setiba di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Melalui Danang, Lion Air mengucapkan terima kasih kepada seluruh penumpang atas pilihan terbang dan kesetiaan bersama Lion Air.

"Lion Air menyampaikan, setiap awak kabin harus mematuhi aturan ketat, sudah terlatih dalam membantu penumpang, sebagai petugas bagian keselamatan penerbangan (safety officer) dan melayani secara baik berdasarkan buku manual (manual book)," jelas Danang.

Selain itu, sikap dan sifat penuh kepedulian sebagai rasa sosial yang tinggi juga diterapkan maskapai yang identik dengan gambar singa ini. Seluruh awak kabin diharapkan dapat pandai berteman dengan cepat, mengucapkan hal positif serta tetap mengedepankan aspek keramah-tamahan dan kesopan-santunan.

Lebih dari itu, Danang mengatakan awak kabin berkewajiban dalam membantu dan menjaga seluruh penumpang.

"Oleh karena itu, wajib mengetahui dan mengenali perilaku awal (profiling) secara cepat setiap penumpang. Dengan latar belakang penumpang yang beragam, awak kabin tetap membantu dengan tulus," katanya.

Sekadar informasi, awak kabin berpartisipasi dalam persiapan sebelum keberangkatan (pre-flight briefing) tentang tugas dan fungsi, pengecekan dokumen, memeriksa peralatan keselamatan, persediaan makanan dan minuman, merchandise (aneka produk) yang akan dijual serta informasi lainnya yang berkaitan.

Baca juga: 6 Curhat Para Awak Kabin untuk Penumpang Pesawat

Danang juga menyebut bahwa Lion Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first).

"Lion Air menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional," pungkas Danang.

Sebelumnya, viral di media sosial twitter, video yang memperlihatkan pramugara Lion Air tengah membantu seorang penumpang wanita berusia lanjut itu makan dan minum di pesawat.

Tampak pramugara yang kini diketahui bernama Donny Prima Yuszela itu telaten melayani penumpang tua yang kesulitan saat makan dan minum.

Video yang terlanjur viral itu mendapatkan umpan balik positif dari netizen. Netizen banyak memberikan pujian pada pramugara tersebut. Video ini hingga kini telah mendapat 35 ribu retweet dan 52 ribu suka dari netizen.

Penulis: Nicholas Ryan AdityaEditor: Ni Luh Made Pertiwi F.

Artikel Asli