Legenda Belanda Yakin De Ligt Menyesal Tak Pilih Barcelona

Kompas.com Dipublikasikan 16.10, 19/11/2019 • Nugyasa Laksamana
Getty Image
Matthis De Ligt tidak masuk dalan starting eleven ketika Juventus meraih kemenangan 1-0 laga perdana Liga Italia 2019-2020 melawan Parma di Ennio Tardini, Sabtu (24/8/2019).

KOMPAS.com - Legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert, meyakini bahwa bek muda Matthijs de Ligt sedikit menyesal telah memilih Juventus ketimbang Barcelona.

Pernyataan itu disampaikan Kluivert saat diwawancarai oleh Mundo Deportivo pada Senin (18/11/2019).

Kluivert, yang kini menjabat sebagai Direktur Akademi Barcelona, menilai bahwa De Ligt seharusnya menjadi pemain yang lebih baik jika bergabung ke timnya.

Baca juga: Dovizioso Yakin Bisa Kalahkan Marquez dan Repsol Honda Musim Depan

"Saya hanya memberi tahu dia (De Ligt) tentang aspek positif Barcelona sebagai klub dan kota," ujar Kluivert.

"Kita jelas berbicara tentang pemain belakang yang hebat, tetapi pada akhirnya dia membuat pilihan. Saya pikir dia sedikit menyesal sekarang, tetapi memang begitu," ucap penyerang Barcelona medio 1998-2004 itu.

Saat bursa transfer musim panas lalu, Barcelona memang menjadi salah satu klub yang dikabarkan tertarik dengan De Ligt.

Akan tetapi, pada Juli 2019, De Ligt memutuskan bergabung ke Juventus dengan banderol mencapai 75 juta euro (sekitar Rp 1,1 triliun).

"Dalam hidup, Anda harus membuat pilihan, kadang-kadang baik dan kadang-kadang buruk. Anda harus belajar dari keputusan Anda," kata Kluivert.

Dalam kesempatan itu, Kluivert menegaskan bahwa dia tak pernah membujuk De Ligt secara langsung untuk merapat ke Barcelona.

Pada awal kiprahnya di Juventus, De Ligt memang sempat dianggap kesulitan beradaptasi. Namun, perlahan dia mampu membuktikan kapasitasnya.

Baca juga: Pensiun dari MotoGP, Lorenzo Rencanakan Liburan di Bali

Sepanjang musim ini, pemain 20 tahun tersebut sudah membukukan penampilan sebanyak 9 pertandingan di Liga Italia dengan torehan 1 gol.

Adapun di Liga Champions, De Ligt sudah tampil sebanyak 3 pertandingan bersama Si Nyonya Besar, julukan Juventus.

Penulis: Nugyasa LaksamanaEditor: Aloysius Gonsaga AE

Artikel Asli