Ledakan Beirut Lebanon, Bella Hadid hingga Dua Lipa Ikut Bantu Warga

Dreamers.id Dipublikasikan 10.00, 05/08/2020 • bellaevania
Ledakan Beirut Lebanon, Bella Hadid hingga Dua Lipa Ikut Bantu Warga

DREAMERS.ID - Tragedi ledakan yang terjadi di Beriut, Lebanon mengejutkan warga dunia. Peristiwa yang menewaskan puluhan orang dan menyebabkan ribuan orang luka itu juga mendapat perhatian selebriti dunia.

Bella Hadid menjadi salah satu selebriti yang hatinya terenyuh karena peristiwa itu. "Aku tak bisa mempercayai ini……Lebanon," tulis Bella Hadid di Instagram Stories.

Tak hanya memberikan ucapan belasungkawa saja, Bella Hadid juga berusaha mencari cara agar setidaknya bisa sedikit membantu warga Lebanon. Ia menyebarkan informasi seperti donasi hingga pusat donor darah.

"Tolong bila kalian bisa dan sehat untuk mendonorkan darah, kumohon lakukanlah!!! Beirut membutuhkan bantuanmu. Ada banyak orang yang berada dalam kondisi kritis!!!" tulisnya. “Jika kalian tahu tautan lain atau informasi yang bisa aku bagikan atau donasikan, tolong kirimkan kepadaku!" tambahnya

Tak hanya Bella Hadid, penyanyi Halsey juga menyatakan ikut bersedih melihat tragedi ledakan itu. Ia juga bergerak mengumpulkan informasi untuk mencari cara membantu warga Lebanon.

“Aku membaca banyak orang mengatakan petisi tidak efektif dan donasi bisa menghasilkan penurunan pertukaran yang drmatis. Bisakah seseorang berbagi informasi langsung tentang bagaimana kami dapat membantu dengan cara paling efektif?” tulis Halsey di Twitter

Dua Lipa juga ikut bersuara terkait apa yang terjadi di Beirut. Ia mengunggah sejumlah informasi tentang apa yang terjadi di sana. "Menggungah ulang informasi yang sudah aku bagikan beberapa pekan lalu karena Lebanon sedang dalam keadaan krisis! Dan setelah apa yang terjadi hari ini, mereka sangat membutuhkan bantuan kita!" tulis Dua Lipa di Instagram Stories.

Diberitakan ledakan di Beriut, Lebanon berasal dari sebuah gudang yang menyimpan 2.750 ton amonium nitrat. Bahan kimia tersebut tersimpan secara tidak aman di sebuah gudang dekat pelabuhan Beirut selama kurang lebih enam tahun.

Artikel Asli