Ladies, Ini 8 Fakta Menarik tentang Air Mani yang Wajib Diketahui

kumparan Dipublikasikan 12.33, 11/08/2020 • kumparanWOMAN
Ladies, Ini 8 Fakta Menarik tentang Air Mani yang Wajib Diketahui. Foto: Shutterstock

Berbicara soal rahasia tubuh, ternyata bagian tubuh pria juga memiliki rahasia seperti perempuan. Salah satunya adalah soal air mani. Sebagian dari Anda tentu pernah bertanya-tanya soal hal ini. Apa perbedaan air mani dan sperma? Apakah air mani selalu mengandung sperma atau benarkah air mani bisa dipakai untuk perawatan kecantikan?

Anda tentu sudah tahu bahwa air mani memang mengandung sperma. Namun tidak semua orang tahu berapa banyak jumlah sperma dalam air mani dan apa saja manfaat sebenarnya dari air mani.

Agar tidak penasaran, berikut kumparanWOMAN telah merangkum fakta-fakta seputar air mani yang wajib diketahui oleh perempuan seperti dikutip dari Health:

Ilustrasi sperma. Foto: TBIT via Pixabay

Berbeda dengan sperma

Air mani dan sperma merupakan dua cairan yang berbeda. Sperma adalah sel mikroskopik yang merupakan bagian dari air mani dan berbentuk seperti kecebong. Tugas sperma adalah untuk membuahi sel telur yang berada di dalam rahim. Untuk bisa sampai ke sel telur, sperma akan dibawa oleh cairan yang dihasilkan oleh prostat, yaitu air mani.

“Cairan prostat mengandung senyawa kimia yang membuat air mani lebih cair sehingga bisa membuat sperma bisa berenang lebih bebas,” ungkap Michael Reitano, MD, dokter di tempat layanan kesehatan laki-laki di Roma, Italia kepada Health.

Berbeda dengan cairan pra-ejakulasi

Precum atau cairan pra-ejakulasi yang keluar dari penis saat terangsang, hampir semuanya tidak mengandung sperma berkualitas.

“Sebagian besar hasil penelitian menyatakan bahwa cairan pra-ejakulasi tidak mengandung sperma atau jika ada sperma jumlahnya sangat sedikit dan kualitasnya tidak baik. Oleh karena itu, cairan pra-ejakulasi juga tidak dapat menyebabkan kehamilan.

Ilustrasi air mani dan sperma. Foto: Shutterstock

Air mani tidak bisa dijadikan bahan perawatan kecantikan yang ampuh

Meski mengandung banyak manfaat, air mani tidak bisa menjadi pengganti produk-produk skin care Anda. Pasalnya, menurut Dr. Reitano walaupun air mani tidak berbahaya bagi kulit, namun kandungannya tidak bisa membuat kulit menjadi lebih sehat.

Perempuan bisa alergi air mani

Dr. Reitano mengatakan bahwa bagi sebagian perempuan, air mani bisa menyebabkan alergi. “Ini memang kondisi yang langka, namun bisa saja terjadi. Reaksi alergi biasanya terlokalisasi dan menyebabkan kemerahan atau pembengkakan di vagina atau area di sekitarnya yang memiliki kontak langsung dengan air mani. Lebih tepatnya yang memicu alergi adalah kandungan protein yang ada di dalam air mani.”

Air mani mengandung banyak nutrisi. Foto: Shutterstock

Mengandung banyak nutrisi

Dr. Reitano mengatakan bahwa air mani mengandung vitamin C, B12, asam askorbat, kalsium, asam sitrat, fruktosa, asam laktat, magnesium, kalium, zinc, lemak, dan berbagai protein lainnya.

“Sebenarnya jumlah komponen nutrisi yang terkandung dalam air mani sangat kecil. Jika dijumlahkan dengan nutrisi-nutrisi yang lain, maka air mani bisa menambahkan sekitar satu sendok teh kalori nutrisi bagi tubuh,” ungkap Dr. Reitano.

Air mani membawa jutaan sperma

Jumlah rata-rata air mani yang dikeluarkan oleh laki-laki saat ejakulasi berjumlah sekitar dua sampai lima mililiter atau setara dengan satu sendok teh. Dan dalam jumlah tersebut, air mani bisa membawa 15 juta sampai 200 juta sperma.

Air mani membawa jutaan sperma. Foto: TBIT via Pixabay

Kualitas air mani dapat berubah sesuai usia

Laki-laki memang dapat menghasilkan air mani dan sperma sepanjang hidupnya. Namun kualitasnya tidak selalu baik. Dr. Reitano mengatakan, menurut sebuah penelitian, sperma yang diproduksi oleh laki-laki berusia di atas 52 tahun cenderung tidak normal jika dibandingkan dengan laki-laki yang lebih muda.

“Produksi air mani paling banyak terjadi pada laki-laki berusia 20 tahunan ke atas. Namun kualitasnya dapat menurun seiring dengan pertambahan usianya,” jelas Dr. Reitano.

Tidak berbau dan tidak berwarna kekuningan

Air mani yang bau bisa menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan pada alat reproduksi laki-laki.

“Air mani yang berbau busuk bisa jadi tanda infeksi. Jika air mani berwarna kuning, bisa jadi si pria menderita infeksi seksual menular. Selain itu, rusaknya pembuluh darah pada prostat atau uretra bisa membuat air mani berubah warna menjadi coklat atau kemerahan,” jelas Dr. Reitano.

Air mani membantu sperma hidup lebih lama

Dalam keadaan normal, sperma bisa hidup selama lima hari di dalam alat reproduksi perempuan. Mereka menunggu sel telur untuk muncul sehingga bisa dibuahi. Namun jika berada di luar tubuh, sperma tidak bisa bertahan lama. Kemungkinan hanya sampai air mani mengering saja.

Artikel Asli