LRT Jabodebek Bisa Angkut 1.500 Penumpang Sekali Jalan

CNN Indonesia Dipublikasikan 17.10, 13/10/2019 • CNN Indonesia

Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek diproyeksikan bisa mengangkut hingga 1.500 orang untuk sekali jalan. Dengan demikian, kehadiran LRT diharapkan bisa menekan jumlah penggunaan kendaraan di jalan biasa maupun jalan tol.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan satu train set dapat mengangkut sekitar 250 orang. Jika sekali jalan ada enam train set, maka total masyarakat yang diangkut adalah sebanyak 1.500 orang sekali angkut.

"Itu dibuat perhitungan dengan headway di bawah 3 menit. Karena itu sudah dibuat moving block-nya jadi sudah diatur otomatis," kata Luhut di Stasiun Harjamukti Cibubur, Minggu (13/10).

"Ini berdampak juga ke polusi kalau kurang kendaraannya bisa turun juga kan," ujar dia.

Sudah ada 31 train set yang didatangkan langsung ke Jakarta. Train set ini akan didatangkan kembali dalam jangka waktu berkala.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan setelah didatangkan, train set ini akan menjalani masa uji coba yang kurang lebih dilaksanakan satu bulan.

"Tahap pertama ini 1 bulan dulu berarti sampai 18 November, bertahap kan. Kita kan ada 31 trainset, dan kita juga ada uji sarana dan prasarananya," ujar Budi.

Jalur pertama yang akan diuji coba ialah jalur Cawang-Cibubur. Rencananya, harga dari LRT Jabodebek ini sebesar Rp12 ribu. Harga ini, kata Budi, sudah termasuk subsidi sebesar 50 persen.

"Ini berlaku untuk semua jurusan. (Kemungkinan) promo dan bisa jadi ada perubahan. Kita tunggu saja," tutup dia.

Pada Minggu (13/10), secara resmi kereta LRT Jabodebek sudah diangkat dan diletakkan di stasiun LRT Harjamukti Cibubur. Acara ini disaksikan oleh sejumlah pemangku kepentingan seperti, PT Adhi Karya, PT INKA, PT LEN hingga PT KAI.

Artikel Asli