Kutukan Seorang Perempuan Kepada Donald Trump atas Kematian Suaminya, Singgung Karma

INDOZONE.ID Regional Dipublikasikan 06.46, 08/08/2020 • Tonggo Simangunsong
Kutukan Seorang Perempuan Kepada Donald Trump atas Kematian Suaminya, Singgung Karma
Seorang perempuan mengutuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas kematian suaminya. “Kalian memalukan, semoga karma datangi kalian semua”.

Seorang perempuan mengutuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas kematian suaminya. "Kalian memalukan, semoga karma datangi kalian semua". Begitu kalimat pendek dia tulis setelah suaminya meninggal akibat penyakit Covid-19.

Perempuan bernama Stacey Nagy asal Texas itu mengatakan almarhum suaminya, David, termasuk orang yang ramah. Pernikahan mereka selama 20 tahun penuh dengan kebahagiaan. 

Namun, kebahagiaan mereka direnggut ketika David tertular virus corona beberapa minggu yang lalu.

"Aku selalu memberikan semangat agar dia terus berjuang dan tidak boleh kalah 'Ayo David, kamu pasti bisa, kamu akan sembuh'," kata Nagy.

Suaminya berjuang melawan ganasnya virus corona selama beberapa minggu. Tapi ayah lima anak berusia 79 tahun itu meninggal pada 22 Juli lalu.

"Aku menangis setiap hari, berpikir tentang dirinya. Aku berusaha konsentrasi untuk mendatangkan kebahagiaan saat ini. Tapi aku sadar dia sekarang sudah tidak ada di sampingku," ujar Nagy, seperti dilansir dari WRBL.com.

Dia benar-benar sedih dan marah atas kematian suaminya yang dianggap sebagai hal yang seharusnya tidak perlu terjadi, jika pemimpin politik serius menangani pandemi Covid-19 di Amerika Serikat.

Di Koran lokal Jefferson Jimplecute, Nagy menyalahkan kematian suaminya kepada orang-orang arogan yang mementingkan diri mereka sendiri karena menolak memakai masker. Dia juga menyalahkan warga Amerika yang mengatakan, tidak memakai masker adalah hak asasi mereka yang dijamin dalam UUD AS.

"Aku tahu jika semua orang melakukan apa yang seharusnya, dia (David) masih hidup. Penyakit itu tidak akan lepas kendali seperti sekarang ini," ujar Nagy.

Melalui berita duka itu juga, Nagy menyalahkan pemerintahan Presiden Donald Trump dan sejumlah politisi yang tidak serius menangani pandemi Covid-19.

Nagy berharap warga AS dan dunia lainnya untuk bersikap bijak menghadapi pandemi Covid-19. Menurutnya, sudah terlalu banyak korban yang berjatuhan akibat virus corona ini.

"Kesalahan atas kematiannya dan semua orang yang tak bersalah jatuh pada Trump, Abbott dan semua politisi lainnya yang tidak menganggap pandemi ini serius, dan lebih mementingkan popularitas dan suara mereka daripada kehidupan," katanya.

Artikel Asli