Kunci Kemenangan Anthony Ginting atas Jonatan Christie

Bola.com Diupdate 15.50, 16/11/2019 • Dipublikasikan 15.50, 16/11/2019 • Gregah Nurikhsani
Anthony Sinisuka Ginting - China Open 2018.
Anthony Sinisuka. (Humas PB PBSI)

Bola.com, Hong Kong - Anthony Sinisuka Ginting sukses mengalahkan Jonatan Christie pada Hong Kong Terbuka 2019, Sabtu (16/11/2019). Permainan agresif menjadi kunci kemenangan Ginting atas Jonatan.

Anthony Ginting meraih kemenangan melalui rubber set dengan kedudukan 22-20, 13-21, dan 21-18. Pertandingan berjalan sengit, terutama pada set ketiga.

"Di akhir permainan, Anthony memang lebih berani, saya sudah mengeluarkan yang terbaik. Saya harus banyak belajar lagi, tadi salah di keputusan terakhir. Pemain top 10 itu kalau ketemu, faktor menangnya juga tergantung keberanian di lapangan, tadi saya akui memang Anthony lebih berani," kata Jonatan kepada Badmintonindonesia.org.

Pada set kedua, Jonatan berusaha mengambil alih permainan. Ia mengambil enam poin pertama yang membuat Ginting tertinggal enam poin.

Jonatan membuktikan kesungguhannya untuk menang di set kedua. Ia menutup set tersebut dengan skor 21-13.

Set ketiga berlangsung seru. Jonatan tampil agresif dan sempat unggul 13-7 atas Ginting. Namun, Ginting mengejar dan bisa menipiskan selisih poin hingga 11-13.

Ginting menunjukkan motivasi yang tinggi dan berhasil menyamakan kedudukan saat skor 18-18. Ginting menyudahi perlawanan Jonatan dengan skor 21-18.

"Saya selalu berpikir walaupun skornya ketat, fokus jangan sampai hilang. Kunci kemenangan saya itu setelah interval game ketiga, saya coba terapkan kontrol balik serang. Memang lebih agresif mainnya," ujar Anthony.

"Dari cara main memang berubah. Di awal permainan saya mengikuti mainnya Jojo, memang kami sama-sama nggak bisa mematikan. Pada set ketiga saya lebih nekat menyerang. Hasilnya tembus atau tidak yang penting berani dulu di akhir-akhir game itu," ungkap Anthony.

 

Lawan Berat di Final

Di babak final, Anthony sudah ditunggu wakil tuan rumah, Lee Cheuk Yiu. Kedua pemain sudah lama tidak pernah bertemu, pertemuan terakhir terjadi di turnamen Hong Kong Open 2015, kala itu Anthony menang dengan skor 21-19, 11-21, 21-12.

"Saat ini saya tidak mau memikirkan pertandingan besok, tapi fokus dulu ke recovery karena hari ini harus bertanding cukup panjang. Saya sudah lama tidak ketemu dia, waktu di kelas junior kami satu angkatan. Saya harus mewaspadai lawan, dan akan mempelajari permainannya," ujar Anthony.

Artikel Asli