Kuasai Lahan Ibu Kota Baru, Sukanto Tanoto Tunggu Solusi Pemerintah

kumparan Dipublikasikan 03.55, 19/09/2019 • Angga Sukmawijaya
Lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) milik ITCI Hutani Manunggal di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Teka-teki kepemilikan lahan di ibu kota baru sekarang sudah mulai terkuak. Taipan Sukanto Tanoto, pemilik perusahaan APRIL Group, dipastikan memiliki konsesi di sebagian besar luas lahan yang akan dijadikan ibu kota baru.

Corporate Affairs Director APRIL Group, Agung Laksamana, lokasi yang akan dipilih berada di dalam area PT ITCI Hutani Manunggal (IHM), yang merupakan mitra pemasok strategis dengan kontribusinya signifikan bagi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

"Tentu saja rencana Pemerintah ini akan berpengaruh bagi kegiatan operasional. Namun, kami percaya Pemerintah akan memberikan pertimbangan dan solusi mengenai hal ini," kata Agung dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Kamis( 19/9).

RAPP merupakan anak perusahaan dari Asia Pacific Resources International Holdings Ltd (APRIL). Perusahaan ini merupakan anggota dari RGE Group yang dimiliki Sukanto Tanoto.

Soal lokasi ibu kota baru di lahan konsesi milik Sukanto Tanoto tersebut dibenarkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofyan Djalil dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, menjelaskan soal status lahan ibu kota baru, di acara yang sama.

Lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) milik ITCI Hutani Manunggal di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Lokasi lahan ibu kota baru itu merupakan konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) miliknya Sukanto Tanoto. Namun, pemerintah menegaskan lahan tersebut bisa diambil kapan saja oleh pemerintah.

Terkait hal tersebut, Agung mengatakan perusahaan mendukung seluruh langkah dan kebijakan pemerintah.

"Sehubungan dengan berita di media massa perihal rencana Pemerintah yang menyatakan akan membangun Ibu kota baru yang lokasinya berada sebagian di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Kami sepenuhnya mendukung rencana Pemerintah untuk membangun Ibu kota baru tersebut," katanya.

Artikel Asli