Korban Kecelakaan APV di Tol Jagorawi Berisi Rombongan Jemaat

Media Indonesia Dipublikasikan 09.17, 15/09/2019 • http://mediaindonesia.com/
Ilustrasi korban tewas

KECELAKAAN maut mobil Suzuki APV di KM 36,61 Tol Jagorawi, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyebabkan tiga orang tewas dan enam orang luka-luka, Minggu (15/9). Para korban diketahui merupakan rombongan jemaat.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Fadly Amri, mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 08.20 WIB itu merupakan kecelakaan tunggal. Kendaraan Suzuki APV No. Pol. F-1195-DH yang dikemudikan Josni Jafet Tigor bergerak dari arah Bogor menuju Jakarta di lajur 3. Setibanya di lokasi, mobil mengalami pecah ban belakang kanan, lalu kendaraan oleng kekiri dan terguling dilajur 1.

Baca juga:

Akibat kecelakaan itu, 3 orang meninggal dunia, 3 orang mengalami luka berat dan 3 orang lainnya mengalami luka ringan.

"Kami lakukan olah TKP untuk mengetahui lebih detil apa faktor, pengaruh-pengaruh penyebab sehingga kecelakaan ini terjadi. Kami masih menyelidikinya. Saat ini jalur tol Jagorawi KM 36 sudah aman dan dapat dilintasi kendaraan," terang Kasat Lantas.

Penumpang kendaraan tersebut ada 9 orang termasuk sang sopir. Mereka yakni, Abraham Mbiliyora warga Griya Katulampa Blok C-3 No. 28 RT 006/010 Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Dia meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dua korban meninggal lainnya, yakni Yehezkiel Giovanni Reinaldo tercatat sebagai warga Jl Aes Nasution No. 13 RT 014/002 Kelurahan Gadang Kecamatan Banjarmasin, Kota Banjarmasin dan Abdiwijaya Tamba, seorang pelajar berusia 17 tahun, warga Griya Katulampa Blok C No. 18 Kota Bogor. Keduanya juga meninggal dunia di lokasi kejadian. Para korban dibawa ke RSUD Ciawi.

Para korban yang menderita luka-luka, yakni Santa Hagar Mbiliyora, mahasiswa yang beralamat Jl. Rihi Eti No. 5 RT. 003/001, Desa Prailiu, Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur. Dia mengalami luka di bagian kepala dan dibawa ke RS EMC Sentul Selatan.

Kemudian Rasio BR Tambora, pelajar yang beralamat Jl. Baru Bakal Rt. 003/006 Desa Tualang Timur, Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Dia pun mengalami luka di bagian kepala belakang dan kini dibawa ke Rs. EMC Sentul Selatan.

Korban lain yang menderita luka adalah Irene Betzy yang tercatat sebagai warga Dusun III Buluh Nipes RT 0/0 Desa Tanjung Sena, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang. Dia mengalami luka memar di pinggang sebelah kanan dibawa RS. EMC Sentul Selatan.

Dua korban lainnya masing-masing bernama Yuldi Bongga, seorang mahasiswa yang beralamat di Ratu Jaya RT 005/004 Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok dan Kristine, warga Griya Katulampa Blok C No. 18 Kota Bogor.

*Baca juga: *

Sementara Josni, sang pengemudi mobil yang merupakan warga Griya Katulampa C2 No.18, RT 006/010, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mengalami luka berat pada bagian kepala. Kini dia mendapat perawatan di RS EMC Sentul Selatan.

"Mereka dari Bogor mau ke Jakarta. Ini rombongan mahasiswa, jemaat yang mau ibadah di BCC Serpong," kata Yuliana salah seorang keluarga korban. (OL-6)

Artikel Asli