Konsumsi 7 Makanan Ini untuk Pencernaan yang Lebih Sehat

kumparan Dipublikasikan 11.51, 18/09/2019 • Safira Maharani
Tempe Foto: Shutter Stock

Pencernaan yang sehat memegang peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Bila pencernaan lancar, tubuh pun mampu menyerap nutrisi dengan baik.

Nah, sadar ataupun tidak, konsumsi makanan yang salah bisa membuat kesehatan pencernaan jadi terganggu. Imbasnya, akan muncul rasa tak nyaman di perut, bahkan dalam kasus yang parah, menimbulkan penyakit pencernaan yang serius.

Supaya terhindar dari berbagai gangguan pencernaan, yuk penuhi asupan nutrisi dengan mengonsumsi sederet makanan berikut!

1. Kacang kenari

Kacang walnut Foto: Pixabay

Sebuah penelitian di tahun 2018 yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition menemukan, kacang kenari dapat meningkatkan kesehatan pencernaan kita. Konsumsi kacang ini dapat meningkatkan jumlah butyrate, mikroba produsen metabolit yang baik untuk kesehatan bakteri baik dalam usus. Interaksi kacang dan mikrobiome tersebut membantu memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi pencernaan.

2. Buah cranberry

Buah cranberri Foto: Pixabay

Menurut penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2017, kandungan xyloglucan yang ada pada cranberry rupanya jadi sumber energi bagi bakteri baik dalam usus. Oleh karenanya, buah beri ini dapat melancarkan kinerja pencernaan, khususnya bagi mereka yang kerap menyantap daging.

Mereka juga bisa mengurangi asam empedu dalam usus, yang kerap dikaitkan sebagai penyebab kanker usus besar dan pencernaan.

3. Bayam

Bayam Foto: Pixabay

Bukan rahasia lagi bila sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, tak terkecuali meningkatkan kesehatan pencernaan. Sebuah studi di tahun 2016 yang dipublikasikan dalam Naturefoundmenyebutkan, sayuran hijau --termasuk kale dan bayam-- mengandung sejenis gula bernama sulfoquinovose.

Komponen tersebut merupakan salah satu sumber energi bagi bakteri baik, yang bisa memperkaya jumlahnya di dalam usus. Dengan begitu, kesehatan usus kita akan tetap terjaga.

4. Jangkrik

Ilustrasi bubuk jangkrik Foto: Shutter Stock

Meski terdengar menggelikan, namun jangkrik telah digadang-gadang sebagai superfood masa depan. Selain diklaim kaya akan nutrisi, jangkrik juga dipercaya dapat meningkatkan kesehatan pencernaan.

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan Nature di tahun 2018, konsumsi tepung jangkrik akan mendorong pertumbuhan bakteri probiotik. Jadi, bukan tak mungkin kalau suatu saat bubuk serangga jadi salah satu menu yang direkomendasikan ahli nutrisi untuk melancarkan pencernaan, ya.

5. Artichoke

Artichoke panggang Foto: Shutterstock

Serat tak hanya penting untuk pergerakan usus, tapi juga pertumbuhan mikrobioma dan pencernaan yang sehat. Studi di tahun 2018 menemukan, serat dalam pencernaan punya efek positif yang sangat baik bagi mikroba yang hidup dalam usus.

Salah satu sumber serat paling tinggi adalah artichoke. Dalam setiap 100 gram artichoke, terkandung serat sebanyak 8,6 gram.

6. Tempe

Tempe Foto: shutterstock

Tahukah kamu, makanan tradisional ini tak cuma nikmat dan ramah di kantong, tapi juga sangat baik bagi pencernaan, lho. Tempe dibuat dengan proses fermentasi, membuatnya kaya akan probiotik yang menyehatkan pencernaan.

Bukan itu saja, probiotik juga berperan dalam mencegah diare, mengurangi kembung dan meningkatkan keteraturan pencernaan.

7. Jahe

Jahe Foto: Dok.pixabay

Selain digunakan sebagai campuran bumbu, jahe juga kerap dijadikan obat tradisional. Ia bermanfaat dalam memperlancar pencernaan dan meredakan rasa mual.

Rempah tersebut dapat mempercepat pengosongan lambung, dengan cara mendorong makanan dari perut ke usus kecil secara lebih cepat. Itu artinya, risiko peningkatan asam lambung, mual, dan timbulnya rasa tak nyaman di perut akan terminimalisasi.

Artikel Asli