Kompensasi blackout PLN langsung tertera rupiah pengganti, saya dapat Rp 45.192

Kontan.co.id Dipublikasikan 14.28, 18/08/2019 • Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mulai membuka informasi soal kompensasi atas kejadian lack out yang terjadi pada Minggu (14/8).

Andaharus masuk ke link ini https://www.pln.co.id/pelanggan/informasi-kompensasi dan akan ada petunjuk untuk mengisi ID Pelanggan. Silakan isi dan akan ada nilai rupiah yang akan Anda terima.

*Baca Juga: Yuks, ramai-ramai cek kompensasi blackout dari PLN *

Kontan.co.id sudah mencoba memasukan ID Pelanggan dan mendapatkan kompensasi 28.5 kWh atau dengan perkiraan kompensasi Rp 45.192.

Kontan sudah berusaha menghubungi Pelaksana Tugas Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani. Namun sayang, Sripeni belum juga menjawab pertanyaan Kontan.co.id soal kecilnya nilai kompensasi.

Kompensasi TMP diterima pelanggan dalam bentuk token yang akan ditambahkan saat pembelian token mulai Bulan September 2019. Perhitungan masih berupa Estimasi Kompensasi akibat tidak terpenuhinya Tingkat Mutu Pelayanan dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Persoalan kompensasi tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) RI Nomor 27 Tahun 2017. Peraturan tersebut mengatur tentang tingkat mutu pelayanan dan biaya yang terkait dengan penyaluran tenaga listrik oleh PLN.

Persoalan ganti rugi tersebut dijelaskan dalam pasal 6 Permen ESDM No. 27/2017. Dalam ayat 1 pasal 6 Permen itu disebutkan, PLN wajib memberikan pengurangan tagihan listrik kepada Konsumen apabila realisasi tingkat mutu pelayanan tenaga listrik tidak sesuai dengan tingkat mutu pelayanan tenaga listrik yang ditetapkan.

*Baca Juga: Sambut HUT RI ke-74, PLN beri diskon 50%-74% untuk biaya tambah daya listrik *

Sejumah Indikator tingkat mutu tersebut terdiri dari: a. lama gangguan; b. jumlah gangguan; c. kecepatan pelayanan perubahan daya tegangan rendah; d. kesalahan pembacaan kWh meter; e. waktu koreksi kesalahan rekening; dan/atau f. kecepatan pelayanan sambungan baru tegangan rendah.

Adapun dalam ayat 2 pasal 6 disebutkan pengurangan tagihan listrik kepada konsumen sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dibagi menjadi dua. Yakni, pertama, sebesar 35% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment).

Kedua, pengurangan sebesar 20% kepada konsumen dari biaya beban atau rekening minimum untuk Konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment).

Artikel Asli