Kocak, Lelang Porsche Tertua di Dunia Amburadul Akibat Typo

CNBC Lifestyle Dipublikasikan 04.54, 20/08/2019 • Lynda Hasibuan

Jakarta, CNBC Indonesia - Lelang porsche yang disebut-sebut tertua di dunia berlangsung kacau balau. Ini terjadi karena tidak sinkronnya nilai yang disebut oleh juru lelang dengan yang terpampang di layar.

Dikutip dari CNBC Internasional, mobil bertipe 64 Porsche 1939 itu semestinya bisa dilepas dengan nilai lebih dari US$ 20 juta atau setara Rp 284 miliar pada Sabtu malam lalu di rumah lelang RM Sotheby di Monterey, Calfornia.

Kekacauan bermula ketika juru lelang membuka penawaran di angka US$ 13 juta, namun nilai yang tertera di layar adalah US$ 30 juta. Nilai lelang terus-terusan merangkak naik dan typo di layar terus terjadi, US$ 14 juta jadi US$ 40 juta, dan seterusnya.

Kekacauan ini baru disadari ketika juru lelang berhenti di angka US$ 17 juta, dan ia baru menyadari bahwa di layar tertera US$ 70 juta.

"Saya bilang 17 bukan 70," kata sang juru lelang Maarten ten Holder. "Itu maksudnya 17 juta," tegasnya.

Akibatnya, para peserta pun kesal dan bersorak, apalagi mereka mengira harga porsche itu sudah pecah rekor dan melebihi target.

Belakangan diketahui, kesalahan ketik di layar ini karena suara sang juru lelang yang berasal dari Belanda itu tak jelas. Ini diungkap oleh salah satu peserta. "Mungkin karena dia orang Belanda, jadi waktu bilang 17 terdengarnya seperti 70," kata dia, yang kemungkinan ini jadi awal mula bingungnya operator layar dan peserta.

Setelah angka US$ 17 juta tak ada penawaran lagi, apalagi lelang sudah berlangsung kisruh karena peserta kadung kecewa. RM Sotheby pun tak melepas prosche tersebut karena nilai tersebut masih di bawah nilai lelang yang ditargetkan.

Meski kelihatan sepela, peristiwa ini bisa berujung petaka pada bisnis RM Sotheby yang akhir pekan nanti bakal melelang mobil mewah senilai US$ 200 juta. Bisa jadi kredibilitasnya diragukan karena peristiwa typo ini.

"Kami sangat beritengritas dan bertanggung jawab pada klien kami dengan sangat serius, kejadian ini benar-benar tak disengaja atas nama siapapun di RM Sotheby. Sayangnya memang ada kesalahpahaman sedikit di tempat lelang yang diperkuat oleh antusiasme peserta di ruangan tersebut," ujar perwakilan perusahaan.

Artikel Asli