Klubnya Alami Krisis Keuangan, Top Skor Sepanjang Masa Piala AFC Buka Peluang Main di Indonesia

Bolalob Diupdate 10.40, 05/07 • Dipublikasikan 11.00, 05/07 • Robert

Top skorer sepanjang masa Piala AFC Bienvenido Maranon membenarkan bahwa klubnya Ceres Negros sedang dalam kesulitan keuangan ditengah pandemi virus corona.

Klub tersukses di Filipina Football League dilaporkan beberapa waktu lalu tak bisa membayar gaji para pemainnya. Masa depan Ceres di PFL musim 2020 pun sempat dipertanyakan.

"Situasi di Ceres-Negros sekarang agak aneh. Mereka menghentikan pembayaran gaji sejak pandemi COVID-19 dan itu normal. Kami sedang menunggu jadwal kompetisi dan AFC Cup. Setelah itu, kami baru akan melihat bagaimana ke depannya," kata Maranon dilansir dari Bola.com.

"Bos kami, sebagai presiden sebuah perusahaan, memiliki masalah seperti perusahaan lain dan akan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya. Saya berharap bos kami bisa melanjutkan posisinya di klub karena dengan dia, kami mencapai banyak hal," imbuh Maranon.

"Itu (bangkrut) belum resmi. Saya berharap bos kami lanjut. Namun jika tidak, saya berharap dia menjual klub ini kepada investor yang berminat. Jadi, Ceres-Negros akan tetap ada dan tidak bangkrut," jelas Maranon.Sejak memutuskan hengkang dari klub Segunda B Spanyol, UD Socuellamos pada tahun 2015 silam Maranon setia pada Ceres Negros.

Walau sudah berusia 34 tahun, ketajaman Maranon belum menurun. Saat ini, dia sudah melesakkan 55 gol dan mengkreasikan 20 assist dari 69 penampilan di semua kompetisi. Dengan torehan 35 gol ia menjadi pencetak gol terbanyak ajang Piala AFC.

Ia terbuka untuk menerima tawaran dari klub lain, termasuk dari Indonesia jika ia tak lagi menjadi pemain Ceres Negros.

"Saya bersedia untuk pindah dan menunggu tawaran yang menarik untuk melanjutkan karier saya di Asia," kata Maranon.

"Saat ini saya masih berada di Filipina dan mungkin akan pulang ke Spanyol pada pertengahan Juli dan menunggu di sana sampai latihan Ceres-Negros dimulai atau hijrah ke klub lain. Saya terbuka dengan semuanya," imbuh Maranon.