Kisah Pilu Calon Pengantin yang Meninggal saat Sedot Lemak di Klinik Abal-abal

kumparan Dipublikasikan 14.42, 20/10 • kumparanWOMAN
Coco Siew Zhi Shing bersama Tunangannya Foto: Coco Siew

Beberapa calon pengantin perempuan biasanya melakukan serangkaian perawatan kecantikan sebelum hari H pernikahan; mulai dari spa, facial, hair mask, manicurepedicure, hingga sedot lemak. Gunanya tentu untuk membuat penampilan tampak sempurna di hari bahagia. Hal ini juga dilakukan perempuan asal Malaysia bernama Coco Siew Zhi Shing.

Melansir World of Buzz, model berusia 23 tahun itu melakukan sedot lemak di area lengan sebelum pernikahan yang kabarnya akan digelar tahun depan. Namun sayang, niat Siew untuk tampil kurus di hari pernikahan tidak pernah terjadi. Sebab, operasi sedot lemak yang dijalaninya berakhir komplikasi hingga menyebabkan Siew meninggal dunia.

Menurut penuturan saudara laki-laki Siew bernama Xiao, adiknya itu melakukan operasi sedot lemak di klinik kecantikan abal-abal yang berlokasi di Cheras, Kuala Lumpur, Malaysia, setelah mengetahui informasinya di internet. Siew dikabarkan tergiur untuk melakukan prosedur sedot lemak di klinik tersebut karena harga yang ditawarkan relatif terjangkau, yaitu berkisar 2.500 ringgit atau Rp 8,8 juta.

Siew pergi ke klinik tersebut pada Sabtu (17/10) ditemani seorang teman. Setelah tiba di klinik tersebut pada pukul 14.30 waktu setempat, Siew lalu diberikan suntikan anestesi. Namun beberapa jam kemudian, Siew dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.00.

“Setelah kami tanyakan berulang kali, staf di salon kecantikan tersebut akhirnya mengaku bahwa mereka tidak punya izin melakukan prosedur medis, tapi hanya memiliki izin perawatan kecantikan biasa. Selain itu, pakar kecantikan yang melakukan prosedur operasi ke adik saya juga tidak memiliki lisensi profesional,” kata Xiao saat diwawancarai Sin ChewDaily.

Setelah kejadian itu, Xiao pun melaporkan klinik kecantikan tersebut ke pihak kepolisian. Kabarnya, saat ini sang pemilik klinik tengah diinterogasi oleh polisi dan ditahan karena telah menghilangkan nyawa kliennya.

“Saya berharap pengalaman yang menimpa adik saya ini jadi peringatan buat perempuan-perempuan lain agar berhati-hati saat memilih klinik kecantikan. Saya juga berharap agar kejadian ini tidak terulang lagi,” tutup Xiao.

----

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Artikel Asli