Kisah Kakek Stroke di Jakbar Jadi YouTuber untuk Penuhi Kebutuhan Keluarga

kumparan Dipublikasikan 11.19, 26/05 • kumparanNEWS
Ilustrasi YouTube. Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Sukidi Abdullah (57) mengidap stroke sejak 2016. Karena penyakit itu, ia kehilangan pekerjaan sebagai pedagang ayam keliling dan tukang serabutan. Untuk menutup kebutuhan sehari-harinya, ia beralih profesi sebagai YouTuber.

"Walaupun saya sakit saya tetap ingin berkarya. Ide ini saya dapat sendiri, proses pembuatannya dibantu oleh anak saya," ungkap Sukidi kepada kumparan, Selasa (26/5).

Ia menambahkan, keputusan menjadi YouTuber itu terinspirasi dari selebriti Indonesia, Baim Wong. Menurutnya, konten YouTube milik Baim Wong sangat baik.

Kakek stroke alih profesi jadi YouTuber. Foto: Dok. Pribadi

"Saya terinspirasi dari Baim Wong yang kontennya sangat positif, harapannya akun saya bisa sebesar itu dan menginspirasi banyak orang," ungkap Sukidi.

Dalam akun YouTubenya, Sukidi membuat berbagai jenis konten video. Di antaranya adalah pelajaran dalam hidup, makna bersyukur, dan konten edukasi soal COVID-19.

Semua proses pengambilan gambar serta editing dilakukan di rumah Sukidi yang berlokasi di Jalan Asia Baru, Jakbar. Ia dibantu oleh kedua anaknya, Tias dan Andi.

"Saya membantu Bapak merekam videonya. Lalu ada kakak saya lainnya, Andi, yang membantu mengedit," ujar Tias.

Tias mengatakan, banyak orang yang memberi masukan kepada ayahnya untuk mengaktifkan iklan di YouTube. Agar mereka mendapatkan pemasukan untuk menyambung hidup keluarganya. Selama ini, penghasilan dari YouTubenya sekitar Rp 450 ribu.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Artikel Asli