Kisah Kakek Mantan CEO yang Kini Mengaku Bahagia Sebagai Karyawan Mall

kumparan Dipublikasikan 11.23, 22/01/2020 • Berita Heboh
Palakorn Tesnam dan Uncle Pracha. Foto: Facebook/พลากร เทศนำ

Bahagia memang berbeda bagi tiap yang merasakan. Seperti seorang kakek 81 tahun asal Thailand. Kakek yang dipanggil dengan sebutan Uncle Pracha ini bekerja sebagai seorang karyawan di pusat perbelanjaan.

Melansir WorldofBuzz, dulu Pracha merupakan seorang CEO di sebuah perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 200 orang, namun sayangnya bangkrut. Kini ia mengaku bahagia bekerja sebagai seorang sales assistant di pusat perbelanjaan.

Kisah Pracha dibagikan oleh seorang warganet bernama Palakorn Tesnam di Facebook pada Minggu (12/1). Dalam unggahannya, warganet itu menceritakan pertemuannya dengan Pracha di sebuah pusat perbelanjaan.

Saat itu, Pracha menanyakan pada Palakorn apakah ia membutuhkan troli belanja. Percakapan mereka pun akhirnya mengalir setelahnya. Palakorn mulai menanyakan kenapa Pracha masih bekerja di usianya yang sudah lanjut.

Pracha menjawab bahwa dirinya masih butuh makan dan bertahan hidup. Ia mengaku bersyukur pihak pusat perbelanjaan masih mau menerima pria seusianya untuk bekerja di sana.

Pracha kemudian menceritakan kisahnya yang dulu pernah menjadi seorang CEO di perusahaan yang mempekerjakan 200 orang, sebelum pada akhirnya tutup. Ia mengatakan saat itu ia tak punya teman sejati.

Pracha menceritakan bahwa saat itu tak ada yang mau membantunya. Ia harus menyelesaikan semua masalahnya sendirian. Kini ia mengaku bahagia bisa bekerja sebagai seorang sales assistant.

Uncle Pracha. Foto: Facebook/พลากร เทศนำ

Kepada Palakorn, ia pun memberikan wejangan hidup. Ia menyarakan untuk tidak minum minuman beralkohol dan soft drinkserta merokok terlalu banyak. Ia kemudian berpesan untuk tidak terlalu serius menghadapi segala sesuatu. Semua itu demi menjaga kesehatan.

Di usianya yang sudah lanjut, Pracha tak mau menyia-nyiakan sedetik pun waktunya dan menjadi tak produktif. Kisahnya ini pun mengundang banyak perhatian warganet. Hingga tulisan ini dibuat, unggahan itu telah disukai 11 ribu kali dan dibagikan lebih dari lima ribu kali.

(rin)

Artikel Asli