Ketua RT di Rumah Nikita Mirzani: Warga Merasa Aman karena Ada Polisi

Jawapos Diupdate 13.52, 13/11/2020 • Dipublikasikan 20.52, 13/11/2020 • Dinarsa Kurniawan
Ketua RT di Rumah Nikita Mirzani: Warga Merasa Aman karena Ada Polisi

JawaPos.com – Ancaman kedatangan 800 orang yang akan diturunkan oleh ustad Maheer At Thuwailibi buntut dari pernyataan Nikita Mirzani yang menyebut habib tukang obat sempat membuat khwatir warga sekitar rumah Niki. Mereka mengkhawatirkan akan terjadi gesekan fisik.

Namun kedatangan petugas kepolisian yang berjaga-jaga di sekitar rumah Nikita Mirzani, membuat warga merasa lebih aman dan terlindungi.

’’Masyarakat nggak complain justru mereka merasa aman dengan polisi berjaga-jaga,’’ kata Ketua RT Bapak Hidayat di rumah Nikita Mirzani yang terletak di daerah Pesanggrahan, Jakarta Barat pada Jumat (13/11).

Sebagai Ketua RT yang turut memikirkan keamanan warga dan lingkungan, dia berharap ancaman akan menggeruduk rumah Nikita Mirzani tidak benar-benar terjadi. Sebab dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan apabila massa benar-benar datang.

’’Masyarakat di sini berharap kalau FPI jadi mau datang ke sini yang penting secara damai lah. Niki sendiri nggak memberi kabar ke kita. Cuma kitanya inisiatif, jangan sampai di lingkungan ini terjadi sesuatu,’’ tuturnya.

Hidayat berharap permasalahan ini mendapatkan jalan penyelesaian terbaik dengan dibicarakan oleh kedua belah pihak. Perlu kiranya kedua belah pihak mengerem ego masing-masing demi mendapatkan titik temu perdamaian.

Dalam kesempatan itu Hidayat juga mengatakan kalau Nikita Mirzani tidak pernah menduga kalau kasus ini akan mebjadi sebesar ini dan berbuntut pada ancaman rumahnya akan digeruduk massa.

Permasalahan bermula dari komentar Nikita Mirzani yang menyebut Habib Rizieq tukang obat. Dia tidak habis pikir kenapa banyak orang menyambut kedatangan Rizieq Shihab setelah sekitar 3,5 tahun bermukim di Timur Tengah. ’’Gara gara Habib Rizieq pulang ke Jakarta pejemputannya gila-gilaan. Nama Habib itu adalah tukang obat,’’ kata Nikita Mirzani.

Pernyataan ibu tiga anak itu lantas menuai reaksi serius dari sejumlah pihak. Salah satunya datang dari ustad Maheer At Thuwailibi. Dia meminta Nikita Mirzani minta maaf dalam waktu 1X24 jam. Karena jika hal itu tidak dilakukan, ia mengancam akan mengerahkan pasukan 800 Laskar Pembela Ulama menggeruduk dan mengepung rumah Niki.

’’Saya serius, saya tidak main-main. Kita lihat apa yang akan terjadi. Darah kami, kami kucurkan untuk membela kehormatan cucu Rasululllah SAW,’’ tandas Maaher. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

 

Artikel Asli