Ketimbang Real Madrid, Jose Mourinho 'Ngotot' Ingin Latih Klub Ini

INDOSPORT.com Diupdate 10.14, 17/11/2019 • Dipublikasikan 11.10, 17/11/2019 • Penulis: Edo Bramantio | Editor: Nugrahenny Putri Untari

INDOSPORT.COM - Mantan pelatih sepak bola Manchester United, Jose Mourinho, tampaknya lebih memilih melatih klub ini ketimbang Real Madrid seperti yang selama ini dirumorkan.

Beberapa waktu yang lalu, nama Jose Mourinho kembali muncul ke permukaan. Pasalnya, sosok yang pernah menyebut dirinya The Special One itu mengaku sangat merindukan sepak bola sebagai pelatih, namun ia belum menemukan klub yang cocok untuk melanjutkan kariernya.

Meski demikian, beberapa klub sudah dikait-kaitkan dengan sosok berusia 56 tahun itu, seperti Real Madrid dan Tottenham Hotspur. Akan tetapi, ia tidak tertarik menggantikan Zinedine Zidane di kursi kepelatihan klub raksasa LaLiga Spanyol.

Sebaliknya, Mourinho tampaknya masih 'ngotot' untuk menunggu peluang dari klub sepak bola Liga Inggris, Tottenham Hotspur. Pasalnya, karier Mauricio Pochettino, pelatih Spurs, saat ini sedang di ujung tanduk.

Bahkan, ada rumor yang menginformasikan bahwa pihak klub hanya akan memberinya kesempatan sampai laga selanjutnya melawan West Ham United.

Dilansir dari laman portal berita sepak bola Tribal Football, Jose Mourinho kabarnya masih tetap memantau perkembangan Pochettino di klub Liga Inggris tersebut.

Jika Tottenham Hotspur mendapat hasil yang kurang memuaskan saat melawan West Ham, besar kemungkinan pihak manajemen akan memecat Pochettino.

Nah, jika benar adanya, Mourinho diperkirakan bakal langsung mengajukan diri sebagai calon penggantinya, meskipun sampai saat ini pihak Tottenham belum memberikan respons terkait isu ini.

Sebenarnya, prestasi Tottenham Hotspur pada Liga Inggris 2018-2019 sangat bagus, yakni finis di peringkat empat, di bawah Manchester City, Liverpool, dan Chelsea. Namun, musim ini mereka justru terpuruk dan hanya memiliki selisih enam poin dari zona degradasi.

Sampai pekan ke-12 kompetisi sepak bola Liga Inggris, Spurs hanya mampu menempati peringkat 14 dengan torehan 14 poin, hasil dari tiga kali menang, lima kali imbang, dan empat kali kalah. Prestasi buruk inilah yang jadi alasan kenapa pihak manajemen ingin memecat Mauricio Pochettino.

Artikel Asli