Kesetiaan Vanessa Mendampingi Kobe Bryant hingga Akhir Hayat

kumparan Dipublikasikan 03.07, 27/01 • Sabar Artiyono
Kobe Bryant dan Vanessa merayakan hari ulang tahun pernikahannya ke-18. Foto: Instagram/@kobebryant

Kabar meninggalnya legenda NBA, Kobe Bryant, menjadi pukulan berat bagi istrinya, Vanessa. Vanessa telah mendampingi pemain Los Angeles (LA) Lakers itu sejak 2001 dalam suka dan duka.

Dikutip dari Hollywoodlife, Kobe dan Vanessa pertama kali bertemu pada 1999. Kala itu, Kobe berumur 21 tahun, sementara Vanessa memasuki umur 17 tahun. Setelah enam bulan bertemu, Kobe berani melamar Vanessa. Keduanya menikah pada 2001.

Ketika umur pernikahan mereka baru tiga tahun, kabar buruk datang. Kobe dituduh memperkosa seorang karyawan hotel yang berumur 19 tahun. Hingga akhirnya dituntut ke meja pengadilan.

Kobe berdalih hal itu pemerkosaan, melainkan hubungan badan yang dilakukan mau sama mau (consent). Ia mengaku telah selingkuh kepada Vanessa, kemudian minta maaf. Setelah beberapa minggu dilaporkan, kasus tersebut ditarik oleh karyawan hotel itu.

Pada 2011, tiba-tiba Vanessa mengajukan gugatan cerai kepada Kobe. 'Tidak adanya kecocokan' menjadi alasan Vanessa ingin berpisah. Meski begitu, gugatan tersebut ditarik kembali pada 2013. Mereka tetap bersama hingga Kobe meninggal.

Selama 18 tahun menikah, Vanessa dan Kobe dikaruniai empat orang anak, semuanya perempuan. Yang pertama, Natalie Diamante lahir pada Januari 2003.

Lalu, Gianna Maria-Onore, yang tewas dalam kecelakaan helikopter bersama Kobe, lahir pada Mei 2006. Anak ketiganya, Bianka Bella lahir pada Desember 2016. Yang terkahir, Capri Kobe lahir pada Juni 2019.

Meski suaminya legenda NBA, Vanessa memilih menjaga privasi di dunia maya. Ia memiliki 1,9 juta pengikut di Instagram meski akunnya di-setting private.

Kobe Bryant dan anaknya, Gianna, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter pada Minggu (26/1/2020) waktu setempat atau Senin (27/1) dini hari WIB.

Menurut laporan sejumlah media seperti Washington Post dan TMZ Sports, Bryant tengah bepergian menggunakan helikopter pribadinya sebelum mengalami kecelakaan. Insiden kecelakaan itu sendiri terjadi di Calabasas, California, Amerika Serikat.

Laporan awal menyebut, ada lima penumpang dalam helikopter tersebut, termasuk Kobe Bryant. Dilaporkan tak ada yang selamat dari kejadian nahas itu. Penyebab kecelakaan masih diselidiki.

Artikel Asli