Kesalahan Desain Boeing Diduga Sebabkan Lion Air JT 610 Jatuh

Tempo.co Dipublikasikan 09.58, 23/09/2019 • Rahma Tri
Dua buah pesawat jenis Boeing 737 MAX yang berada di fasilitas produksi di Renton, Washington, 11 Maret 2019. Lion Air yang menghentikan sementara pengoperasian (temporary grounded) 10 (sepuluh) pesawat Boeing 737 MAX 8. REUTERS/David Ryder
KNKT menemukan kesalahan desain dan pengawasan sebagai penyebab utama jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX yang dioperasikan Lion Air pada Oktober 2018.

TEMPO.CO, - BANDUNG--Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menemukan kesalahan desain dan pengawasan Boeing 737 MAX sebagai penyebab utama jatuhnya Lion Air JT 610. Kecelakaan pesawat pada Oktober 2018 itu menewaskan 189 penumpang.

Draf kesimpulan KNKT juga mengidentifikasi serangkaian kesalahan pilot dan kesalahan perawatan pesawat sebagai faktor penyebab kecelakaan Boeing 737 MAX nomor penerbangan JT 610 tersebut. Sejak kecelakaan kedua yang terjadi pada Ethiopian Airlines 5 bulan lalu, Boeing 737 MAX dilarang terbang.

Juru bicara Boeing tidak menanggapi temuan tersebut. Namun, Boeing menyampaikan pihaknya akan terus menawarkan dukungan kepada otoritas terkait yang menjalankan investigasi untuk menyelesaikan laporan mereka.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono seperti dirilis Bisnis.com, Senin 23 September 2019, mengatakan bahwa dirinya tidak berkenan berkomentar sebelum laporan final hasil investigasi dirilis pada awal November 2019. Menurutnya, semua pihak yang berkepentingan harus menyampaikan masukan dalam draf laporan final tersebut sebelum dirilis ke publik.

Adapun, draf laporan tersebut telah disirkulasikan kepada Boeing, Lion Air dan Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat pada 24 Agustus 2019. "Ada beberapa pemangku kepentingan yang belum memberikan jawaban mereka dan kami mengevaluasinya," kata Soerjanto.

BISNIS

Artikel Asli