Kesal Penampilan Timnas U-23 di SEA Games 2019, Bung Ahay Loncat dari Meja

INDOSPORT.com Diupdate 07.56, 11/12/2019 • Dipublikasikan 08.09, 11/12/2019 • Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Ivan Reinhard Manurung

INDOSPORT.COM - Komentator dan juga pandit sepak bola Tanah Air, Hadi Gunawan berbagi cerita mengenai keseruannya memimpin laga Timnas Indonesia U-23 selama gelaran SEA Games 2019 dari studio siaran. Ia mengaku bahkan sampai lompar dari keja dan kursi, saking kesalnya melihat penampilan skuat Garuda Muda.

Hadi Gunawan yang biasa dikenal dengan Bung Ahay, mengatakan, momen tersebut terjadi saat laga semifinal SEA Games 2019 antara Timnas Indonesia U-23 vs Myanmar pada 7 Desember lalu.

Kekesalannya berawal dari kesalahan pemain Timnas Indonesia U-23 yang berujung dua gol Myanmar dalam tempo satu menit, padahal skuat Garuda Muda sudah unggul 2-0.

"Waktu semifinal Indonesia lawan Myanmar. Bayangkan saja, sudah unggul 2 -0 terus bisa disamakan Myanmar hanya gara-gara kesalahan pemain kita, kan konyol kan," bukanya.

"Itu buat saya gak fokus lagi ngomentarin lagi pertandingannya. Deg-degan mulu, itu sampai loncat-loncat saya dari meja atau pindah-pindah kursi supaya sedikit tenang," imbuh Bung Ahay seraya tertawa.

Beruntung, Timnas Indonesia U-23 saat itu mampu memenangkan laga dengan skor 4-2, meski harus lewat babak perpanjangan waktu. Dua gol tambahan tersebut dilesakan oleh Evan Dimas dan Osvaldo Haay, sekaligus membawa tim asuhan Indra Sjafri ke partai final dan bertemu Vietnam.

Di partai final SEA Games 2019 yang berlangsung, Selasa (10/12/19) di Stadion Rizal Memoriam, Timnas U-23 tak bisa berbuat banyak.

Skuat Garuda Muda kalah telak 0-3 lewat gol yang diciptakan oleh Doan Van Hau (menit 39 dan 72) serta Do Hung Dung di menit ke-59.

"Vietnam memang unggul segalanya atas Indonesia, baik taktik atau strategi maupun teknis permainan," kata Bung Ahay menyoal hasil final SEA Games 2019.

Sekadar informasi, kekalahan 0-3 dari Vietnam membuat Timnas Indonesia U-23 kembali gagal mengulang sejarah 1991 silam.

Artikel Asli