Kesaksian Korban yang Diserang Harimau di Kawasan Gunung Dempo

SINDOnews Dipublikasikan 03.27, 17/11/2019 • Melly Puspita
Kesaksian Korban yang Diserang Harimau di Kawasan Gunung Dempo
Kawasan perkebunan teh, Gunung Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi mencekam pasca-munculnya harimau. Seorang wisatawan asal Sekayu, Musi Banyuasin, Sumsel bernama Irfan (19) dikabarkan menjadi korban. Foto Dok SINDOnews

Kawasan perkebunan teh, Gunung Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi mencekam pasca-munculnya harimau. Seorang wisatawan asal Sekayu, Musi Banyuasin, Sumsel bernama Irfan (19) dikabarkan menjadi korban.

Beruntung, terkaman harimau tersebut hanya mengenai pelipis mata dan pipi korban. Menurut Irfan, saat itu dirinya bersama lima rekannya sedang berwisata di perkebunan teh gunung Dempo dengan mendirikan tenda.

"Dua uni tenda yang didirikan di kebun teh kawasan Tugu Rumah porak-poranda. Awalnya seperti ada manusia yang menghantam kaki saya ke tanah. Sesudah 5 menit kemudian ada yang merobek tenda dan langsung terkena kepala saya, saat dilihat harimau tersebut berwarna putih," jelas Irfan.

Usia kejadian tersebut Irfan yang mengalami luka di pelipis mata dan wajah kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Selain Irfan dan teman-temannya, ada juga wisatawan yang sempat mengabadikan kemunculan Harimau dengan kamera Handphone. Meskipun hanya tertangkap kamera beberapa detik. Kemunculan harimau tersebut sangat mengkhawatirkan.

Gunung Dempo sendiri selain menjadi objek wisata perkebunan teh, juga dijadikan kawasan trip bagi pendaki gunung karena hutan di Gunung Dempo tersebut juga memiliki tantangan tersendiri.

Sebelum Harima Sumatera, pendaki juga sering menemui kambing gunung bercorak hitam yang memiliki keunikan tersendiri. Saat ini, tim dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sudah diterjunkan ke lokasi untuk memantau keberadaan Harimau yang muncul.

    

Artikel Asli