Kenapa Wasit Mengesahkan Gol Rashford ke Gawang Liverpool?

kumparan Dipublikasikan 10.59, 21/10/2019 • Arif Utama
Martin Atkinson memimpin laga Man. United versus Liverpool. Foto: REUTERS/Russell Cheyne

Martin Atkinson menjadi buah bibir akibat mengesahkan gol Marcus Rashford dalam laga Manchester United versus Liverpool, Minggu (20/10/2019) malam WIB. Beberapa pundit pun menyangsikan keputusan wasit kelahiran Yorkshire tersebut.

Gol yang dimaksud tercipta pada menit ke-36. Prosesnya bermula dari upaya Victor Lindeloef merebut bola dari kaki Divock Origi. Dalam prosesnya, kaki Lindeloef membikin penyerang asal Belgia itu terjatuh. Walau begitu, Atkinson tak meniup peluit.

Tak lama, Daniel James menggiring bola dengan kencang dari tengah lapangan dan melancarkan umpan silang ketika sudah dekat ke kotak penalti. Peluang tersebut sukses dikonversikan Rashford menjadi gol dengan sekali sepak.

Setelah gol tercipta, para pemain Liverpool mengerubungi Atkinson untuk melayangkan protes. Wasit berusia 48 tahun ini kemudian menengok ulasan Video Assistant Referee (VAR). Namun, setelahnya pun keputusan Atkinson tetap sama: Gol ini sah.

Marcus Rashford merayakan golnya. Foto: Reuters/Andrew Yates

Soal keputusan ini, Gary Neville menuturkan dalam acara Sky Sports bahwa Atkinson telah salah mengambil keputusan. Begitu juga dengan tandemnya, Jamie Carragher.

"Saya ingin VAR bekerja dengan baik agar kualitas permainan juga lebih baik. Tetapi, dengan keputusan seperti ini, saya khawatir orang-orang bakal memandang miring terhadap VAR. Padahal, ini murni karena buruknya keputusan wasit," jelas Carragher.

Ribut-ribut soal keputusan Atkinson ini pada akhirnya membikin Badan Wasit Premier League (PGMOL) bersuara. Kepada Sky Sports, seorang perwakilan PGMOL menjelaskan dua alasan di balik keputusan wasit Premier League sejak 2005 itu.

"Pertama, wasit yang bertugas yang berada di lapangan tidak merasa itu [tekel Lindeloef kepada Origi] pelanggaran. Kemudian VAR mengecek dan menarik kesimpulan bahwa itu bukan eror yang harus berujung pelanggaran," ucapnya.

"Kedua, VAR sebenarnya sadar bahwa ada kontak [dari Lindeloef kepada Origi]. Tetapi, itu tak cukup kuat untuk membikin gol Rashford dianulir. Saya perlu tegaskan pula, meski ada VAR, keputusan akhirnya juga ada di wasit," imbuhnya.

Laga United versus Liverpool tersebut pada akhirnya rampung dengan skor 1-1. Dengan begitu, Liverpool masih tak terkalahkan hingga pekan ke-9 Premier League. Sementara, bagi United, hasil ini bisa menjadi momentum bangkit setelah puasa kemenangan di tiga laga liga.

Artikel Asli