Kenali Komplikasi DBD, Penyakit yang Pernah Diderita Joko Anwar

Suara.com Dipublikasikan 06.38, 17/09/2019 • Galih Priatmojo
Joko Anwar [Suara.com/Sumarni]
Joko Anwar [Suara.com/Sumarni]

Suara.com - Sutradara kenamaan, Joko Anwar, mengaku sempat terkena Demam Berdarah atau Demam Berdarah Dengue (DBD) saat menjalani syuting film Perempuan Tanah Jahanam.

Kebetulan saat itu Joko sedang berada di daerah Bangil, Banyuwangi, Jawa Timur.

"Waktu itu pada manggil suster, dia suster angkatan darat. Dia bilang, 'Anda mau sembuh? Anda ikutin saya. Ini trombosit Anda sangat rendah. Besok kalau nggak ikut kata-kata saya, Anda bisa meninggal. Anda harus bedrest," cerita sang sutradara, Senin (16/9/2019).

Saat itu, Joko Anwar langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Iya sampai akhirnya opname delapan hari aku, itu di Bangil. Katanya sih DBD (Demam Berdarah Dengue)," sambungnya.

Seperti yang sudah diketahui, DBD merupakan penyakit menular akibat virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti.

Melansir Hello Sehat, gejala DBD tahap awal adalah demam tinggi, timbul ruam dan merasa nyeri otot hingga sendi.

Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)

Sedangkan demam berdarah parah (dengue hemorrhagic fever), dapat menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba dan kematian.

DBD tidak dapat sembuh apabila dibiarkan begitu saja. Sebab, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi yang membahayakan jiwa.

Komplikasi dari penyakit ini termasuk kerusakan pembuluh darah, kelenjar getah bening, serta pendarahan organ dalam.

Lambat laun pendarahan dalam dapat menyebabkan syok akibat tekanan darah menurun drastis dalam waktu singkat.

Jika sudah mengalami syok, berarti penyakit Anda sudah masuk kategori yang paling parah, yaitu dengue shock syndrome (DSS).

DSS dapat menyebabkan gagal jantung dan ginjal, bahkan kematian.

Artikel Asli