Kenali Fungsi Traction Control pada Kendaraan

Kompas.com Dipublikasikan 00.42, 22/02 • Aprida Mega Nanda
KOMPAS.com/Aprida Mega Nanda
tombol traction control pada mobil HR-V

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini mobil dan motor keluaran terbaru telah dilengkapi berbagai fitur keamanan yang canggih. Salah satu hang mulai lazim, adalah traction control, yang memiliki fungsi menjaga stabilitas kendaraan ketika melaju lurus, meningkung, hingga pengereman.

Traction control memiliki peranan untuk mencegah roda mengalami slip atau kehilangan traksi. Jadi, ketika sensor mendeteksi salah satu roda atau ada yang berputar lebih cepat, maka sistem segera memerintahkan rem bekerja, untuk menyesuaikan putaran tersebut kembali selaras dengan roda yang lainnya.

Baca juga: Ketahui Efek Buruk Pakai Peninggi Sokbreker Motor

Suparna selaku Kepala Bengkel Auto 2000 Cilandak, menjelaskan, traction control digunakan untuk menjaga traksi antara gesekan ban dengan aspal.

"Contohnya pada sepeda motor, ketika kendaraan terlalu miring kemudian ingin akselerasi lagi, jika tidak ada traction control maka akan terjadi perubahan power supply yang besar, sehingga bisa terjadi slip, bahkan pengemudi tersebut bisa terjatuh karena hal itu,” ujar Suparna kepada Kompas.com.

Baca juga: Cara Mengendarai Motor Matik yang Benar untuk Pemula

Pada motor, traction control bisa mengurangi power yang terlalu besar saat terjadi perputaran berlebih di belakang agar motor tidak terpelanting.

Lalu bagaimana fungsi traction control pada mobil?

Suparna mengatakan tidak ada perbedaan fungsi antara traction control motor dan mobil yaitu sama-sama mencegah roda menjadi penggerak mengalami spin atau slip.

“Pada fitur traction control mobil, semua sistem nantinya akan melakukan pengereman secara otomatis terhadap masing-masing roda sehingga akan menjaga keseimbangan mobil saat berbelok dengan aman. Selain itu, power, kecepatan, akan disesuaikan agar roda tetap mempertahankan daya cekram,” ujar Suparna.

Penulis: Aprida Mega NandaEditor: Agung Kurniawan

Artikel Asli