Kebiasaan Ini Bikin Power Steering Hidrolik Mobil Cepat Lemah

Kompas.com Dipublikasikan 05.01, 17/11/2019 • Dio Dananjaya
Aditya Maulana - Otomania
Ilustrasi perbaikan di Bengkel Power Steering

JAKARTA, KOMPAS.com – Seperti halnya power steering elektrik yang butuh perhatian khusus, komponen power steering hidrolik patut mendapatkan hal yang sama untuk menjaga kondisinya selalu optimal.

Berbeda dengan power steering elektrik yang digerakkan oleh motor listrik, power steering hidrolik dibantu oleh oli dalam pengoperasiannya.

“Oli pada power steering hidrolik tidak hanya untuk melumasi, tapi juga untuk mengantarkan tekanan atau tenaga,” ujar Rudi Ganefia, Service Head Auto2000 Krida Jakarta Selatan, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Alasan Setir Mobil Harus Lurus Saat Parkir

Maka jangan heran, jika oli memegang peran penting pada sistem power steering hidrolik. Oleh karena itu, pemilik mobil harus mengganti dan memilih oli sesuai anjuran peruntukannya.

Selain kualitas oli, pengemudi juga harus memperhatikan kebiasaan saat parkir. Memutar setir dengan kasar saat kondisi diam atau parkir, dapat merusak karet-karet sil pada sistem power steering hidrolik.

“Saat memutar setir dengan kasar, sampai mentok hingga terdengar suara, itu mempercepat kerusakan power steering,” katanya.

Baca juga: Ubah Setir Mobil, Tidak Bisa Sembarangan

“Makanya disarankan memutar secara halus, kalau tidak perlu, tidak usah sampai mentok. Saat parkir juga usahakan posisi roda depan lurus,” ucap Rudi.

Sebab saat kemudi diputar dalam waktu lama dan dibiarkan terus menerus, sistem hidrolik akan terus menekan sil. Komponen ini dapat robek dan dapat merusak kinerjanya.

“Akibatnya saat setir coba dikembalikan ke posisi semula, akan terasa berat. Selain itu juga timbul bunyi saat lewat jalan rusak,” ujarnya.

Penulis: Dio DananjayaEditor: Azwar Ferdian

Artikel Asli