Keadilan untuk George Floyd, Pemilik Restoran Ini Ikhlas Gedungnya Terbakar

Suara.com Dipublikasikan 05.00, 30/05 • Reza Gunadha
Sejumlah bagian Minneapolis, Amerika Serikat, hebat terbakar sejak Kamis (28/5/2020) pagi, setelah warga setempat turun ke jalan memprotes kematian George Floyd. [Antifa]
Sejumlah bagian Minneapolis, Amerika Serikat, hebat terbakar sejak Kamis (28/5/2020) pagi, setelah warga setempat turun ke jalan memprotes kematian George Floyd. [Antifa]

Suara.com - Restoran India terkenal di Minnesota, Gandhi Mahal merupakan satu dari beberapa bangunan yang terbakar akibat gelaran protes untuk George Floyd pada Kamis (28/5) malam.

Kendati demikian, pemilik restoran rupanya tak mempermasalahkan gedungnya habis dilalap api. Baginya, yang terpenting adalah keadilan bagi George Floyd.

Menyadur Minnesota.cbslocal, hal ini diketahui dari unggahan pemilik restoran, Ruhel Islam melalui akun facebook retorannya (Gandhi Mahal Restaurant).

"Biarkan gedung saya terbakar," ujar Ruhel pada caption seperti dikutip Suara.com, Sabtu (30/5).

"Keadilan perlu ditegakkan, jebloskan petugas itu di penjara," sambung dia.

Dalam unggahannya yang ditulis oleh Hafsa, anak Ruhel, juga meminta warga untuk tidak mengkhawatirkan pihak Gandhi Mahal dan menyebut restorannya dapat dibangun kembali.

Unggahan facebook pihak restoran Gandhi Mahal. (facebook.com/GandhiMahalRestaurant)

"Gandhi Mahal mungkin telah runtuh semalam, namun api semangat yang membantu untuk melindungi dan membela komunitas kami tidak akan pernah padam."

Restoran Gandhi Mahal ini terletak di seberang jalan dari Lake Street dan Hiawatha Avenue Auto Zone.

Gerakan protes yang menuntut keadilan atas George Floyd yang meninggal setelah mendapatkan ditindih dengan lutut oleh petugas polisi di Minnesota ini juga berujung pada rusaknya beberapa gedung dan toko.

Namun, warga sekitar tempat diadakannya protes malah secara sukarela membantu membersihkan puing-puing kerusakan.

Artikel Asli