Kata Fakhri Usai Timnas Indonesia U-19 Kalah dari Tiongkok

Bolalob Diupdate 13.17, 20/10/2019 • Dipublikasikan 14.04, 20/10/2019 • Gerry Putra

Timnas Indonesia U-19 kalah dari Tiongkok U-19 pada laga uji coba kedua di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (20/10/2019) dengan skor 3-1.

Hasil itu membuat Tiongkok berhasil membalas kekalahannya pada laga pertama di Surabaya, Jawa Timur, 17 Oktober lalu. Pelatih Fakhri Husaini mengakui ada perombakan pada laga ini.

"Skor 3-1 tentu bukan hasil yang kami harapkan. Kami kalah dalam situasi yg berbeda, terutama di babak pertama," ujar Fakhri Husaini.

"Memang saya berikan sebelas pemain yang tidak bermain di laga pertama kesempatan. Lini tengah terlalu berikan ruang bagi pemain Tiongkok untuk melakukan trough pass dan penetrasi," tuturnya.

Lini tengah yang digawangi oleh Andre Oktaviansyah, Braif Fattari, dan Rendy Juliansyah tak leluasa mengemnangkan permainan dan lebih banyak ditekan Tiongkok.

"Babak kedua masuknya David (Maulana) dan Beckham (Putra Nugraha) mampu membuat kami memberikan tekanan dan menghasilkan peluang. Sayang, pas skor 1-1 ada pemain belakang kami yang lengah," tambahnya.

Fakhri juga menganalisis kelemahan di lini belakang, khususnya bola-bola mati. Gol Tiongkok terjadi melalui sundukan Aisikaer Aifeierding. Hal ini pun membuat Fakhri sudah punya gambaran.

"Empat pemain belakang sengaja memang tidak saya ganti karena saya memang ingin melihat sampai sejauh mana mereka bisa beradaptasi dengan tekanan lawan,"

"Hasil ini bagus membuat kami mengetahui, khususnya secara personal, dalam menentukan pemain untuk kualifikasi nanti," katanya.

Setelah ini, Indonesia U-19 bersiap untuk mengikuti kualfikasi Piala Asia U-19 2020, yang berlangsung di Jakarta, 6-10 November 2019. Berada di Grup K, Indonesia akan berhadapan dengan Korea Utara, Hong Kong, dan Timor Leste.