Kasus Pembunuhan Sadis Driver Taksi Online Berawal dari Perseteruan Masalah Ongkos

Merdeka.com Dipublikasikan 16.00, 24/01/2020
Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku (Gunawan) mengakui mencuri mobil. Dia menyerang korban menggunakan pisau sangkur di tempat tinggal pelaku, di Perum Bumi Abdi Praja Kelurahan Sukamelang Kecamatan Subang Kabupaten Subang,” kata dia.

Seorang pengemudi taksi online ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Patrol Kampung Patrol Desa Tambakmekar Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang. Ia diduga menjadi korban pembunuhan berdasarkan luka yang terdapat di bagian wajah dan lehernya.

Jenazah pria yang diketahui bernama Adhi Darajat Putra Dikerta (25) itu ditemukan warga dini hari di pinggir jalan pada awal pekan lalu. Polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi. Dari pemeriksaan awal, korban mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian kepala belakang, leher dan pipi.

Selain itu, di sekitar jenazah, Polisi mengamankan ponsel, jam tangan kulit coklat, bungkus rokok, gelang butiran kayu, dan jaket parasit. Dari temuan tersebut, mereka melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Beberapa hari kemudian, kasus tersebut berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal Polres Subang bersama Unit Reskrim Polsek Subang. Pelaku diketahui berinisial Gunawan (26) ditangkap setelah bersembunyi di kawasan Kabupaten Garut pada Kamis (23/1/2020) dini hari.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga mengungkapkan, mobil korban sudah diserahkan oleh Gunawan kepada penadah bernama Agus.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku (Gunawan) mengakui mencuri mobil. Dia menyerang korban menggunakan pisau sangkur di tempat tinggal pelaku, di Perum Bumi Abdi Praja Kelurahan Sukamelang Kecamatan Subang Kabupaten Subang," kata dia, Jumat (24/1/2020).

Peristiwa ini bermula saat pelaku memesan taksi online pada Selasa (21/1/2020), untuk pulang ke Subang dari Padalarang. Namun, di tengah perjalanan, keduanya berseteru karena masalah ongkos.

Perseteruan itu tidak berakhir meski korban sudah mengantarkan pelaku ke tempat tujuan. Di sanalah muncul niatan pelaku melakukan penganiayaan hingga berujung kematian korban. Untuk menghilangkan jejak, Gunawan pun membuang jenazah korban.

"Pelaku saat ini sudah di Mapolres Subang untuk penanganan lebih lanjut. Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHPidana," pungkasnya.

Artikel Asli