Kapolda DIY Instruksikan Dirreskrimum Baru Berantas Kejahatan Jalanan

kumparan Dipublikasikan 03.18, 28/11/2019 • Jihad Akbar
Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Kejahatan jalanan masih menjadi momok bagi masyarakat di Yogyakarta. Pemberantasan kini menjadi konsen dari Kapolda DI Yogyakarta Irjen Pol Ahmad Dofiri.

Saat melantik AKBP Burkan Rudy Satria sebagai Dirreskrimum Polda DIY ada pesan khusus yang disampaikan Dofiri. Dia menginstruksikan Burkan memberantas kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

"Saya kira kejahatan jalanan bagian dari konsentrasi kami. Tentunya tanggung jawab dari Dirreskrimum. Tapi, yang paling penting adalah kewilayahan, di polres-polres itu sebenarnya ujung tombaknya," kata Dofiri.

Sebagai pembina fungsi, Dirreskrimum diharapkan bisa bekerja optimal termasuk dengan Tim Progo Sakti untuk mengantisipasi kejahatan jalanan. Di samping itu, Dofiri akan meningkatkan patroli.

"Iya (patroli) dengan sendirinya. Kalau upaya-upaya preventif itu yang kita kedepankan dibanding penegakan hukumnya. Kalau kejahatan konvensional kan juga meresahkan masyarakat, upaya preventif yang paling penting. Ini akan terus kami galakkan," tegas Dofiri.

Dirreskrimum Polda DIY AKBP Burkan Rudy Satria. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Sementara itu, Dirreskrimum Polda DIY Burkan mengatakan siap mengungkap dan membantu polres memberantas kejahatan jalanan. Menurut pria yang pernah menjabat Kapolres Sleman itu penanganan kejahatan jalanan yang paling utama adalah pencegahan.

"Dalam hal ini bisa polsek atau polres kamiback up penuh ke satuan bawah. Mungkin kami juga akan kerja sama dengan fungsi intelijen dan Bhabinkamtibmas. Sebenarnya kuncinya adalah di upaya preventif," ujar Burkan.

Dia menegaskan reserse tak hanya harus secepat mungkin mengungkap perkara, namun juga mendorong pencegahannya. Pihaknya juga akan menganalisis polsek-polsek yang dinilai lambat mengungkap perkara.

"Kami coba analisis ulang. Bisa jadi karena keterbatasan personel polsek. Tapi nanti kita analisa ulang, kendalanya di mana saja, coba nanti dalam waktu dekat kita pecahkan bersama-sama," pungkas Burkan.

Artikel Asli