Kapankah Boleh Hamil Lagi Setelah Operasi Caesar?

Popmama.com Dipublikasikan 06.00, 25/05 • Winda Carmelita
Freepik/Lifeforstock

Kehamilan adalah saat yang paling berkesan. Banyak wanita yang merindukan momen saat-saat hamil dan ingin hamil lagi, bahkan tak lama setelah melahirkan. 

Tetapi, apabila Mama melahirkan dengan cara operasi caesar sebelumnya, mungkin keinginan itu tak bisa langsung diwujudkan. Ibu yang pernah melahirkan lewat metode operasi caesar harus menunggu sedikit lebih lama untuk bisa hamil kembali. 

Berikut Popmama.com merangkum informasi seputar jarak kelahiran setelah operasi caesar yang perlu Mama ketahui, dilansir dari MomJunction:

Berapa Lama Jarak Waktu Kelahiran setelah Operasi Caesar yang Disarankan?

Freepik

Setelah menjalani persalinan dengan operasi caesar, sebaiknya Mama menunggu sedikitnya enam bulan hingga satu tahun sebelum hamil lagi. WHO menyarankan jarak yang ideal adalah 24 bulan untuk mengurangi risiko yang membahayakan nyawa ibu dan bayi. Jarak waktu ini sebetulnya juga disarankan bagi ibu yang melahirkan secara normal. Waktu 24 bulan ini dianggap ideal untuk jeda penyembuhan luka sehabis melahirkan.

Pertimbangan lainnya adalah mengurangi risiko ruptur uteri atau dinding rahim robek saat pra-persalinan hingga selama proses melahirkan. Selain itu, jarak waktu dua tahun memberi waktu lebih untuk orangtua memerhatikan dan merawat sang Kakak. 

Namun, merencanakan kehamilan berikutnya adalah keputusan pribadi. Sebaiknya Mama mendiskusikannya dengan pasangan dan dokter berdasarkan pertimbangan kesehatan dan kesiapan lahir-batin keluarga.

Mengapa Perlu Jeda Waktu antara Satu Kelahiran dengan yang Berikutnya?

Freepik/Nestea06

Tubuh kita membutuhkan waktu lebih untuk pulih dari operasi caesar ketimbang persalinan normal atau vaginal. Alasannya adalah:

  • Operasi caesar adalah pembedahan mayor dan waktu pemulihannya bervariasi antara satu orang dengan yang lainnya. Semakin lama jeda waktunya, akan menekan risiko terjadinya komplikasi pada kelahiran berikutnya.
  • Tubuh kita kehilangan banyak nutrisi selama persalinan lewat operasi caesar. Untuk itulah butuh waktu untuk mengembalikannya. 
  • Dengan jarak kelahiran yang cukup dekat, orangtua biasanya mengalami kesulitan mengasuh dua bayi sekaligus.
  • Bagi ibu yang mengalami komplikasi di kelahiran sebelumnya, akan berisiko tinggi mengalami komplikasi pula di kelahiran berikutnya.

Apa Saja Risiko Dari Jarak Kelahiran Dekat Setelah Operasi Caesar?

babycenter.com

Hamil cepat setelah menjalani operasi caesar pada kelahiran sebelumnya dapat menimbulkan risiko kesehatan, antara lain:

  • Placenta previa atau menempelnya plasenta pada dinding rahim bawah yang menutupi serviks.
  • Solutio plasenta atau plasenta turun bahkan lepas dari rahim yang dapat menimbulkan komplikasi serius.
  • Ruptur uteri atau dinding rahim robek ketika bersalin.
  • Kelahiran prematur.
  • Berat badan lahir yang rendah.

Apakah Bisa Melahirkan Normal setelah Sebelumnya Melakukan Operasi Caesar?

Pixabay/Sanjasy

Ini adalah pertanyaan yang cukup sering ditanyakan. Pada dasarnya, melahirkan secara normal atau vaginal mungkin dilakukan selama Mama mengelola jarak kelahiran sekitar satu tahun, tidak dalam kondisi kehamilan berisiko tinggi, dan kehamilan sebelumnya tidak ada komplikasi.

Namun, melahirkan normal setelah sebelumnya melakukan operasi caesar ini terbilang berisiko. Mungkin membutuhkan operasi caesar darurat apabila sang Ibu mengalami ruptur uteri. Sekitar satu dari 300 wanita mengalami ruptur uteri selama persalinan normal (vaginal).

Operasi caesar adalah operasi besar di mana tubuh kehilangan banyak darah. Butuh waktu bagi tubuh mama untuk kembali pulih dan memulai kembali proses reproduksi. Jadi, tunggu beberapa saat dan rencanakan kehamilan berikutnya setelah Mama siap secara fisik dan mental untuk menghadapi risiko lagi.

  • Cara Cepat Hamil Lagi Setelah Melahirkan Anak Pertama
  • Cek Risiko Jarak Kehamilan Terlalu Dekat Sebelum Memutuskan Hamil Lagi
  • Setuju Nggak Nih Ma? 7 Hal Ini Bikin Mama Kangen Hamil Lagi
Artikel Asli