Kalung Antivirus Corona Kementan Ternyata Sudah Diuji, Bagaimana Hasilnya?

kumparan Dipublikasikan 05.40, 05/07 • kumparanBISNIS
Kalung antivirus corona. Foto: Dok. Kementan

Kementerian Pertanian (Kementan) akan mulai memproduksi kalung antivirus corona berbahan dasar minyak kayu putih atau eucalyptus. Produksi dilakukan dengan menggandeng perusahaan swasta, yakni PT Eagle Indo Pharma yang dikenal sebagai produsen Cap Lang.

Menjawab keraguan berbagai kalangan soal khasiat kalung tersebut, Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Kementan, Indi Dharmayanti, menjelaskan bahwa produk antivirus berbahan eucalyptus itu sudah diuji coba.

“Dari uji testimoni terhadap beberapa orang yang menderita pilek dan influenza, dalam beberapa hari kondisinya sudah membaik. Dengan konsentrasi formula satu persen, dapat menonaktifkan virus 80-100 persen,” kata Indi seperti dilansir Antara, Sabtu (4/7).

Kalung anti-corona buatan Kementan. Foto: Dok. Kementan

Menurutnya, kalung antivirus ini efektif digunakan setiap hari. Penggunaannya diinhalasi sekitar 5 menit per hari.

"Produk ini dapat melegakan saluran pernapasan, menghilangkan lendir, pengusir serangga, disinfektan luka, penghilang nyeri, mengurangi mual, dan mencegah penyakit mulut," ujarnya.

Selain menjabat sebagai Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Kementan, Indi merupakan ahli peneliti utama bidang virologi molekuler, yakni ilmu yang mempelajari makhluk suborganisme, terutama virus. Dia merupakan lulusan kedokteran hewan Universitas Airlangga, Surabaya. Sedangkan gelar magisternya dari jurusan bioteknologi UGM, Yogyakarta, dan gelar doktornya dari jurusan biomedis Universitas Indonesia, Jakarta.

Sementara saat menjadi narasumber di program Kabar Petang tvOne, Sabtu (4/7), Indi juga menyatakan, kalung eucalyptus bukanlah obat COVID-19, melainkan ekstrak dengan metode desilasi untuk membunuh virus. Hingga kini, inovasi tersebut pun masih dalam tahap in vitro, riset, dan penelitian.

“Riset masih terus berjalan. Toh sesudah kami lakukan screening, ternyata eucalyptus ini memiliki kemampuan membunuh virus influenza, bahkan corona,” kata Indi.

Artikel Asli