Kalah dari Timnas Vietnam Proyeksi SEA Games 2019, China Pecat Guus Hiddink

Bola.com Diupdate 14.50, 19/09/2019 • Dipublikasikan 14.50, 19/09/2019 • Aning Jati
Guus Hiddink
Pelatih Timnas China U-21, Guus Hiddink, hadir di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (23/10/2018), menyaksikan duel China vs Arab Saudi di Piala AFC U-19 2018. (Bola.com/Dok. AFC)

Bola.com, Jakarta - Saat ini Timnas Vietnam, terutama senior dan level U-22, sedang jadi mimpi buruk, tak hanya buat tim-tim lawan di kawasan ASEAN. China bahkan jadi satu di antara "korban" peningkatan performa sepak bola negara berjulukan Naga Biru itu.

Pelatih Timnas China U-22, Guus Hiddink, terpaksa menelan pil pahit dipecat Asosiasi Sepak Bola China (CFA), setelah tim asuhannya menelan kekalahan 0-2 dari Timnas Vietnam U-22 proyeksi SEA Games 2019 dalam partai uji coba.

Pertandingan itu dimainkan Huangsi Olympic Sports Center, China, pada Minggu (8/9/2019).

Timnas China U-22 menggunakan laga ini sebagai rangkaian persiapan menuju Piala AFC U-23 2020 yang juga menjadi kualifikasi ke Olimpiade 2020 Tokyo, sedangkan Timnas Vietnam U-22 membidik manfaatkan uji coba ini sebagai pemanasan sebelum terjun di SEA Games 2019.

Tak hanya itu, Timnas Vietnam U-22 juga menggunakan uji coba itu untuk persiapan Piala AFC U-23 2020, lantaran mereka juga lolos ke putaran final mengingat status mereka sebagai finalis pada edisi 2018.

Uji coba ini juga terealisasi lantaran adanya kedekatan di antara kedua pelatih. Jauh sebelum membesut Timnas China U-22, Guus Hiddink mengecap kesuksesan dengan membawa Korea Selatan tampil di semifinal Piala Dunia 2002.

Ketika itu, ia yang menjabat sebagai pelatih kepala the Taeguk Warriors, dibantu Park Hang-seo sebagai asisten pelatih. Kini Park Hang-seo merupakan pelatih kepala Timnas Vietnam senior dan U-23/U-22.

Praktis, dalam uji coba lalu, bisa dibilang Guus Hiddink harus menyerah dari deputinya.

Setelah mengakhiri kebersamaan dengan Guus Hiddink, CFA lantas menunjuk pelatih Timnas China putri, Hao Wei, sebagai pelatih kepala baru untuk Timnas China U-22. Hao Wei juga dibantu mantan penyerang Timnas China, Gao Hongbo.

Kiprah di China

Guus Hiddink - Pelatih asal Belanda ini menangani Michael Essien sekitar empat bulan di Chelsea. Selama periode Hiddink, pria Ghana tersebut tampil 17 kali dengan mencetak tiga gol untuk The Blues. (AFP/Glyn Kirk)

Saat ini Timnas China dan Vietnam U-22 masih menanti hasil drawing putaran final Piala AFC U-23 2020 yang dimainkan di Thailand, 8-26 Januari 2020.

Pengundian grup dilakukan pada Kamis (26/9/2019) di Bangkok.

China berada di pot ketiga, sedangkan Timnas Vietnam U-22 ada di pot pertama.

Ketika itu tangan dingin Guus Hiddink mampu membawa China ke putaran final Piala AFC U-23 2020 setelah di fase kualifikasi memuncaki Grup J, dengan poin tujuh, unggul selisih gol dari Malaysia yang ada di peringkat kedua, dengan poin sama.

Sementara Vietnam, jadi juara Grup K, menyingkirkan Indonesia serta Brunei Darussalam. Thailand, yang juga tergabung di Grup K pada kualifikasi, lolos otomatis dengan status tuan rumah putaran final.

Guus Hiddink menduduki jabatan pelatih Timnas China U-22 sejak pekan pertama September 2018. Pelatih asal Belanda itu pernah menyambangi Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, untuk menyaksikan pertandingan Timnas China U-19 di ajang Piala AFC U-19 2018.

Ketika itu mantan pelatih Timnas Belanda dan Chelsea itu mengamati pemain-pemain di Timnas China U-19 yang potensial untuk masuk tim asuhannya, di Timnas China U-22.

Sumber: Fox Sports Asia

Artikel Asli