Kakek 62 Tahun Tewas Tersambar Kereta Api di Sidoarjo, Sempat Diteriaki Warga Tapi Tak Dengar

Tribunnews.com Dipublikasikan 09.40, 06/12/2019 • M Taufik
Jasad kakek Suradi yang tewas tersambar kereta api di di samping perlintasan kereta api Pagerwojo, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (6/12/2019)  (surya.co.id/m taufik)
Jasad kakek Suradi yang tewas tersambar kereta api di di samping perlintasan kereta api Pagerwojo, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (6/12/2019) (surya.co.id/m taufik)

SURYA.co.id | SIDOARJO- Suradi, pria 62 tahun yang tinggal di Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo Kota tewas mengenaskan setelah tubuhnya tersambar kereta api, Jumat (6/12/2019) siang. 

Peristiwa naas itu terjadi di samping perlintasan kereta api Pagerwojo, Sidoarjo.

Saat kejadian, korban berada di pinggir sungai dekat Perum Magersari Indah tersebut.

Menurut beberapa saksi, korban dari sungai dan hendak naik.

Sementara Kereta Api Mutiara Selatan tujuan Surabaya-Malang melaju kencang di rel dekat sungai itu.

"Korban sudah diteriaki warga ada kereta melintas, tapi sepertinya dia tidak dengar," ujar Mulyono, seorang warga di lokasi kejadian.

Akibatnya, tubuh Suradi tersambar kereta yang melaju kencang.

Dia terpental dan mengalami luka parah di bagian kepala dan beberapa bagian tubuhnya.

"Ada yang sempat melihat korban masih bergerak setelah tertabrak. Tapi saat warga mendekat untuk menolongnya, korban sudah meninggal dunia di lokasi kejadian," sambung dia.

Tak lama berselang, sejumlah petugas kepolisian juga tiba di lokasi.

Korban pun dievaluasi dan langsung dilarikan ke kamar jenazah RSUD Sidoarjo.

Artikel Asli