Kades Ini Diduga Video Call Mesum dengan Istri Orang, Warga Lapor Camat

Kompas.com Dipublikasikan 08.17, 08/06 • Kontributor Maumere, Nansianus Taris
Thinkstock/AndreyPopov
Ilustrasi pornografi

MAUMERE, KOMPAS.com - Sejumlah perwakilan warga dari sebuah desa di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT, mendatangi kantor camat, Senin (8/6/2020). 

Mereka mendatangi kantor camat untuk mengadukan kepala desa mereka yang diduga telah melakukan tindakan asusila yakni video call seks dengan istri seorang warga.
Perwakilan warga Desa Nebe, YN, menyebut, masyarakat datang untuk mengadukan dugaan tindakan asusila yang dilakukan Kepala Desa Nebe.
“Kami meminta Pak Camat dan Bapak Bupati segera mengambil tindakan tegas kepada kepala desa kami. Kami tidak mau dipimpin oleh kepala desa yang seperti ini,” ungkap YN, kepada wartawan, di Kantor Camat Talibura, Senin siang.

Baca juga: Usai Cabuli Bocah Usia 7 Tahun, Pelaku Beri Uang Rp 2.000 Supaya Korban Tak Lapor
YN memastikan, warga memiliki bukti yang bisa dipertanggungjawabkan.

Kades melakukan dengan video call dengan menunjukan alat kelaminya ke istri orang.
YN mengungkapkan, semua masyarakat sudah mengetahui tindakan asusila yang dilakukan kades.
Sementara itu, Camat Talibura, Laurensius Lilo, mengatakan, kedatangan masyarakat membawa tuntutan agar segera memberhentikan kepala desa terkait kasus asusila ini.
“Kasus ini secara pintas kami mendapatkan informasi. Masyarakat langsung mendatangi pihak BPD untuk melakukan klarifikasi terhadap persoalan, tetapi tidak ada BPD. Sehingga hari ini juga masyarakat ke sini,” kata Laurensius.

Baca juga: Cabuli Pacarnya, Pemuda Aceh Utara Ini Terancam 90 Kali Cambuk
Laurensius menuturkan, pihaknya akan menyurati BPD sekaligus membuat berita acara untuk kemudian diberikan kepada Bupati Sikka.
“Saya akan mengonfirmasi dulu apa yang disampaikan masyarakat ke BPD. Barulah saya akan menyerahkan data-datanya ke Bapak Bupati Sikka. Bapak Bupati yang bisa mengambil sikap,” ujar Laurensius.

Penulis: Kontributor Maumere, Nansianus TarisEditor: Robertus Belarminus

Artikel Asli