Kabar duka: Komisaris POWR Aldo Putra Brasali meninggal dunia, ini bisnis sang taipan

Kontan.co.id Dipublikasikan 15.12, 10/08 • Titis Nurdiana

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Berita duka datang dari Brasali Group.  Aldo Putra Brasali meninggal dunia tanggal 10 Agustus 2020 pukul 1.30 AM di Los Angeles, Amerika Serikat. 

Kabar meninggalnya Aldo Putra Brasali beredar dari  grup percakapan, termasuk dari instagram  pengacara gaek: Hotman Paris Hutapea. 

Dalam Ig resmi, Hotman Paris Hutapea alias Bang Hotman mengabarkan meninggalnya Aldo Putra Brasali di Los Angeles. 
Hotman tak lupa menulis statusnya sebagai berikut:

Sahabat Hotman (Konglomerat Indonesia

        View this post on Instagram                  

Sahabat Hotman ( Selamat Jalan Sahabat Lama)

A post shared by Dr. Hotman Paris SH MH (@hotmanparisofficial) on Aug 10, 2020 at 2:45am PDT

 

Kabar yang sampai ke KONTAN, penyakit kanker otak telah merenggut  salah satu putra taipan gaek pendiri Brasali Group: Budi Brasali atau Lie Twan Hong. 

Bersama Iwan Brasali,  Aldo terbilang sukses mengembangkan bisnis warisan sang ayah Budi Brasali yang meninggal tanggal 4 Oktober 2006, di usia 73 tahun. 

Sekadar mengingatkan, Budi Brasali  adalah karib dan patner bisnis dengan taipan Ciputra sertaIsmail Sofyan. Di kalangan pebisnis property, ketiganya dikenal dengan “Gang of Three”.

Budi mendirikan bisnisnya sendiri dengan bendera Brasali Group tahun 1991. Kelompok usahanya beragam, dari bidang usaha komputer, listrik, industrial real estate, keuangan, industri tata udara, hingga industri kimia.

Sepeninggal Budi di tahun 2006, bisnis Brasali Grup di bawah kendali duet Iwan Putra Brasali dan Aldo Putra Brasali.  Duet ini membuat Brasali Group mengembang pesat. 

Di bisnis properti misalnya, bisnis properti Brasali Group menggurita lewat  Brasali Realty, Pede Realty, Pondok Indah Group, hingga Metropolitan Group. Satrio Tower, Mercure Bali Legian, Menar Batavia, Golfhill Terrace Apartemen, Batavia, Ibis Arcadia, Ibis Mangga Dua, Ibis Rajawali, Ibis Cikarang antara lain adalah portfolio properti Grup Brasali. 

Di perusahaan-perusahaan propertinya, jabatan Aldo beragam. Di Metropolitan Land semisal (MTLA), Aldo masih mengempit saham 0,11%.  Di situs Metropolitan Aldo Putra Brasal duduk menjadi komisaris di MTLA.

Aldo Putra Brasali  juga tercatat menjadi Komisaris Utama PT Caisson Dimensi, Komisaris Utama PT Arbe Chemindo, Direktur Utama PT Pede Realty, Direktur Utama PT Brasali Realty hingga Direktur Utama PT Pesona Equator.

Adapun di bisnis listrik, duet Iwan dan Aldo ada di  Cikarang Listrindo (POWR). Lewat  Brasali Industri Pratama, Brasali memegang saham  26,64% saham dari POWR.  Di Cikarang Listrindo [(POWR](https://pusatdata.kontan.co.id/quote/(POWR)) ini, Aldo dan Iwan duduk sebagai komisaris Cikarang Listrindo (POWR)). 

Mendapat gelar sarjana arsitektur dari University of Southern California, AS, istri dari Lynda Tjandra Brasli ini tercatat lahir tanggal 2 Januari 1967. Ini artinya, Aldo meninggal di usia 53 tahun. 

Rest in peace, Pak!

 

Artikel Asli