Jose Mourinho Latih Tottenham Hotspur, 3 Pemain Ini Terancam Masa Depannya

INDOSPORT.com Diupdate 08.45, 21/11/2019 • Dipublikasikan 08.45, 21/11/2019 • Editor: Juni Adi

INDOSPORT.COM - Tiga pemain ini terancam masa depannya, setelah Jose Mourinho mengambil alih Tottenham Hotspur menggantikan Mauricio Pochettino.

Tottenham Hotspur baru saja resmi menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih anyar mereka, menggantikan Mauricio Pochettino yang sudah dipecat pada Rabu (20/11/19) kemarin.

Rentetan performa buruk yang dialami The Lilywhites musim ini, jadi penyebab utama pria Argentina itu didepak. Tottenham saat ini hanya mampu meraih tiga kemenangan, 5 kali imbang dan sudah 4 kali merasakan pahitnya kekalahan.

Alhasil, Spurs terpaku di papan bawah menempati urutan ke-14 dalam klasemen sementara Liga Inggris hingga pekan ke-12 dengan raihan 14 poin.

Jose Mourinho sendiri bukan menjadi caretaker. Tapi eks juru taktik Manchester United itu ditunjuk untuk menjadi pelatih utama dengan durasi kontrak yang cukup panjang, yakni hingga musim panas 2023.

"Kami ingin mengumumkan penunjukkan Jose Mourinho sebagai pelatih kepala hingga musim 2022-2023," demikian rilis yang disampaikan Spurs.

"Dengan Jose kami memiliki salah satu manajer paling sukses di sepakbola. Dia memiliki banyak pengalaman, dapat menginspirasi tim dan merupakan ahli taktik yang hebat."

Meski disambut sangat antusias oleh para pemain Tottenham Hotspur, ada sejumlah pemain yang justru tengah khawatir masa depannya terancam dengan kehadiran juru taktik asal Portugal itu. 

Karena performa mereka yang kurang menjanjikan musim ini, dan berpeluang dijual pada bursa transfer musim dingin Januari 2020 nanti. Siapa saja mereka?

1. Erik Lamela

Erik Lamela beruntung masih berada di Tottenham Hotspur saat ini. Padahal, performanya pemain asal Argentina sangat tidak memuaskan dalam beberapa musim terakhir.

Musim ini dirinya hanya main di sembilan pertandingan Premier League, saat sempat menjanjikan di awal musim di bawah asuhan Pochettino.

Inskonsisten dan cedera jadi masalah klasik yang melakat pada diri Lamelanya, sehingga membuat para fans geram hingga mendesak klub menjualnya.

Faktor di atas bisa menjadi pertimbangan Mourinho untuk membuangnya, seperti yang pernah ia lakukan di Manchester United saat menjual dua winger potensialnya, Henrikh Mkhitaryan dan Memphis Depay.

2. Victor Wanyama

Diboyong dari Southampton pada musim panas 2016 lalu, nasib Victor Wanyama nampaknya tidak lebih baik hijrah ke klub yang lebih besar.

Sempat menjadi pilar utama di musim pertamanya 2016-2017 dengan memainkan 36 pertandingan Liga Inggris, jam terbang Wanyama mulai berkurang di dua musim berikutnya.

Musim 2017-2018, dia hanya tampil sebanyak 18 pertandingan di Liga Inggris, dan 13 pertandingan di musim 2018-2019. Musim ini, ia baru memainkan dua laga di Liga Inggris.

Catatab performa itu membuktikan kalau sang pemain nampaknya sudah tidak dibutuhkan lagi di sektor gelandang bertahan. Apalagi Jose Mourinho juga gemar memainkan pemain bertubuh tinggi untuk posisi para gelandangnya.

Mendatangkan Nemanja Matic dan Paul Pogba saat melatih Manchester United adalah buktinya. Sebab, Mourinho ingin para pemainnya selalu unggul dalam duel udara, baik bertahan maupun menyerang.

Selain itu, Victor Wanyama juga kalag bersaing dengan Tanguy Ndombele, dan Moussa Sissoko.

3. Jan Vertonghen

Membenahi lini belakang tentu akan menjadi fokus Jose Mourinho untuk membangkitkan tim asal Kota London Utara itu, dari keterpurukan musim ini. 

Sebab, ratio kebobolan Tottenham Hotspur di Liga Inggris musim ini cukup tinggi yakni sekitar 1,42 gol per pertandingan menurut data statistik di laman resmi Premier League. Saat ini, Spurs sudah kebobolan 17 gol.

Salah satu bek yang kemungkinan siap didepak pada Januari nanti adalah Jan Vertonghen. Performanya musim ini terbilang tidak memuaskan. Cedera menghambat pemain asal Belgia itu untuk selalu tampil jadi starter.

Akibatnya, Vertonghen hingga saat ini belum mendapat perpanjangan kontrak yang akan habis pada musim panas 2020 nanti. Jika tidak dijual di musim dingin, ia akan pergi dengan gratis pada Agustus nanti.

Artikel Asli