Jordan Brown, Anak 11 Tahun yang Menembak Kepala Ibu Tirinya yang Sedang Hamil

kumparan Dipublikasikan 09.17, 02/06 • Selidik
Foto: Murderpedia

Kasus pembunuhan sering kali menyita perhatian publik, terlebih lagi jika pembunuhan itu dilakukan pada anggota keluarga sendiri. Tapi bagaimana jadinya jika pembunuhan tersebut dilakukan oleh seorang anak yang masih berusia 11 tahun? Hal inilah yang terjadi di Pennsylvenia, AS, dimana seorang anak berusia 11 tahun bernama Jordan Brown melakukan pembunuhan pada tunangan ayahnya yang tidak lain adalah ibu tirinya.

Jordan Brown adalah seorang anak yang sudah lama ditinggal oleh ibunya. Ia tumbuh bersama sang ayah sebelum akhirnya sang ayah memutuskan untuk bertunangan dengan seorang janda beranak dua bernama Kenzie Houk. Setelah bertunangan dan tinggal satu rumah, Kenzie akhirnya mengandung anak dari buah cintanya dengan ayah Jordan. Jordan yang menjadi anak paling tua dalam keluarga itu menjadi sedikit cemburu karena perhatian sang ayah yang mulai terbagi pada kedua anak Kenzie yang masih berusia 4 dan 7 tahun. Rasa cemburu Jordan itu akhirnya menimbulkan sebuah ide gila.

Foto: Murderpedia

Kejadian nahas itu terjadi pada 20 Februari 2009, dimana Jordan masih berusia 11 tahun saat itu. Hari itu entah apa yang merasuki pikiran anak itu sampai akhirnya ia mengambil sebuah senapan yang merupakan hadiah ulang tahun dari sang ayah dan menembak kepala Kenzie sang ibu tiri yang sedang hamil 8 bulan hingga tewas seketika dengan kepala yang pecah dan darah yang bermuncratan di tembok kamar. Seusai melakukan perbuatan keji itu, Jordan kembali bersikap biasa dan pergi ke sekolah dengan menggunakan bus. Betapa kagetnya 2 adik tiri Jordan ketika menemukan sang ibu yang sudah tewas dengan kepala yang sudah hancur di kamarnya.

Awalnya tidak ada yang tahu bahwa Jordan yang telah membunuh Kenzie, tapi dugaan itu muncul setelah polisi yang menemukan senapan yang baru saja dipakai di kamar anak 11 tahun itu. Ditambah lagi dengan pengakuan salah satu anak Kenzie yang mendengar suara tembakan keras hari itu, tetapi ia tidak berani keluar kamar karena takut. Wanita yang sedang hamil 8 bulan itu pun dinyatakan tewas bersama bayi yang sedang dikandungnya.

Foto: Murderpedia

Polisi akhirnya menangkap anak berusia 11 tahun itu, saat diinterogasi, Jordan mengakui perbuatannya yang telah menembak kepala ibu tirinya itu dengan senapan yang dimilikinya. Ia mengaku melakukan itu karena cemburu dengan sang Ayah yang dirasa sudah membagi perhatian dan kasih sayangnya pada Ibu dan 2 adik tirinya tersebut. Keluarga dari Kenzie yang tidak terima dengan perbuatan Jordan juga menyatakan sempat menyimpan kecurigaan pada anak 11 tahun tersebut yang dirasa tidak begitu menyukai sosok ibu tirinya itu, apalagi semenjak Kenzie hamil anak ketiganya.

Pengadilan akhirnya memutuskan untuk menjatuhkan hukuman yang setara dengan orang dewasa pada Jordan meski ia masih termasuk anak di bawah umur. Ia dijatuhkan hukuman 15 tahun penjara atas dakwaan percobaan pembunuhan tingkat 1.

Sumber :

https://murderpedia.org/male.B/b/brown-jordan-anthony.htm

Artikel Asli